HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Cari Blog Ini

Risau Muncul Peraturan Menteri, Pencinta Burung Berkicau Di Sragen Adakan Aksi Damai

Rakyat bicara.-Munculnya peraturan menteri lingkungan hidup, terkait jenis tumbuhan, satwa yang dilindungi tertanggal 29 Juni 2018, membuat ratusan orang pecinta burung sragen risau. Dari ratusan pecinta burung berkicau ini, kemudian menyatukan barisan, untuk menyampaikan aspirasinya kepada pemerintah sragen, dengan aksi damai sekaligus penyerahan surat terbuka, Selasa (14/08/2018).
Kapolres Sragen Polda Jawa Tengah AKBP Arif Budiman, menyatakan telah menerima akan adanya kegiatan aksi damai secara serentak oleh para pecinta burung sragen, yang tergabung dalam komunitas kicau mania hari ini. Diapun kemudian membuat barisan pengamanan, dengan melibatkan puluhan personil Polres Sragen.
 Aksi damai sekaligus penyerahan surat terbuka, atas tuntutan menolak peraturan menteri lingkungan hidup, yang di tuding akan membuat kerugian di kalangan para pecinta burung ini, di gelar di halaman kantor dinas lingkungan hidup kabupaten Sragen. Aksi ini di ketuai oleh Listio Budi Utomo selaku Ketua Paguyuban Kicau Mania Sragen.
 Dalam aksinya, Listio Budi Utomo bersama sama komunitasnya, menyampaikan keberatan akan munculnya peraturan menteri lingkungan hidup, yang dianggap akan membuat kerugian besar di kalangan pecinta burung, dan akan membuat lahan pengangguran semakin meluas, lantaran hingga saat ini, para pecinta burung di seluruh indonesia, khususnya di Sragen sudah mencapai ribuan.
 Aksi damai di halaman kantor dinas lingkungan hidup sragen, dengan membawa spanduk bertuliskan “ Kicau mania Gemolong menolak Permen LHK 20 th 2018. Kicau mania bersatu LHK 20/2018 kicau mania bersatu. Aksi damai 148 Forum kicau mania indonesia (FKMI) Tolak Permen LHK 20 th 2018. Rombongan aksi damai kemudian di terima oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sragen Drs. Nugroho Eko Prabowo, MM, untuk menyampaikan secara rinci dari keseluruhan aspirasi para pencinta burung di sragen ini.
 “ Intinya, para pecinta burung berkicau di kabupaten Sragen ini keberatan dan merasa di rugikan akan adanya peraturan menteri lingkungan hidup, Permen No. 20 tahun 2018. Dengan melayangkan surat terbuka. Namun sejauh ini, aksi damai ini masih kondusif, dan tidak sampai anarkhi,  “ kata Kapolres Sragen.
 Dalam surat tersebut, para pecinta burung berkicau ini menuliskan aspirasinya kepada menteri lingkungan hidup melalui pemerintah sragen, tentang gejolak yang muncul dikalangan pecinta burung berkicau Sragen, kemudian meminta pembatalan akan Permen No 20 tahun 2018 tersebut,  yang telah di terima oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sragen Drs. Nugroho Eko Prabowo, MM.(red) 

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *