HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Cari Blog Ini

Kok Bisa-Bisanya Tsunami Palu Tak Terdeteksi? Big Beberkan Masalahnya

By On September 30, 2018

Rakyat bicara.-Dua hari terakhir, banyak orang mengungkapkan keheranannya soal peringatan dini dan penanganan bencana. "Kok bisa tsunami Palu enggak tahu?" "Memang kita enggak punya peta hazard sampai enggak tahu?"

Kepala Badan Informasi Geospasial (BIG) Hasanuddin Z Abidin mengungkapkan keruwetan masalah yang dihadapi saat gempa Donggala yang diikuti tsunami Palu.


Ia menjelaskan, BIG sebenarnya mengelola satu stasiun pasang surut di dermaga Kota Palu. Dalam stasiun itu terdapat alat pengukur pasang surut yang berfungsi mendeteksi tsunami.

Didukung dengan daya listrik, stasiun akan meneruskan data pasang surut ke pemangku kepentingan seperti BIG dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

"Stasiunnya persis di pinggir laut. Online pakai listrik. Sebelum gempa sebenarnya berfungsi tetapi begitu gempa komunikasi listrik mati," jelasnya.

Hasan menambahkan, dia sendiri tak tahu nasib stasiun pasang surut, apakah hancur akibat gempa dan tsunami atau masih berdiri.


"Yang jelas begitu listrik mati, data berhenti mengalir. Inilah tantangannya kalau alat tergantung listrik. Kita mengandalkan baterai cadangan tetapi ternyata juga tidak berfungsi," ungkapnya.
Ketika stasiun pasang surut tak berfungsi, sebenarnya masih ada satu harapan: buoy tsunami yang biasanya dipasang di lepas pantai.

"Tapi yang saya tahu kita tidak punya buoy tsunami di Palu. Buoy tsunami juga punya masalah. Banyak yang hilang dicuri," ungkap Hasan.

Gempa palu, kata hasan, punya pelajaran penting soal perlunya infrastruktur peringatan dini gempa dan tsunami.

"Kita perlu buoy tsunami dan back up jika satu tidak berfungsi. Termasuk soal stasiun pasang surut, bagaimana bisa tetap beroperasi dengan baterai cadangan," katanya.(kp/red)

Habib Rizieq Dicekal, Mabes Polri Tegaskan Itu Hak Pemerintah Arab Saudi

By On September 30, 2018

Rakyat bicara.-Mabes Polri mengaku tak bisa mengintervensi atau turut campur tangan dalam kabar pencekalan yang terjadi pada tokoh Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab.
Diketahui, Rizieq dicekal pergi ke Malaysiaoleh pihak imigrasi Arab Saudi.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto mengatakan pencekalan itu di luar kewenangan Indonesia dan hak dari pemerintah Arab Saudi.
Polisi Indonesia, kata dia, tidak bisa ikut campur terhadap urusan polisi Arab Saudi. Begitu pula sebaliknya.
"Itu kewenangan pemerintah Arab Saudi, kita enggak bisa intervensi. Itu kewenangan Arab Saudi, di luar kewenangan kita," ujar Setyo, ketika dikonfirmasi, Rabu (26/9/2018).
"Apalagi polisi Indonesia, kita enggak bisa ikut campur dengan polisi sana. Sama juga dengan polisi sana ikut campur sini enggak bisa," katanya.
Selain itu, terkait pencekalan yang bersangkutan, Polri mengatakan juga tak memiliki kewenangan.
Menurutnya, pemerintah Arab Saudi-lah yang memiliki kewenangan penuh menangani perkara yang menyebabkan larangan tersebut muncul.
"Polri nggak ada kewenangannya di situ. Polri tidak punya kewenangan masalah keimigrasian. Itu wilayah imigrasi. Apalagi itu imigrasi Arab Saudi jadi nggak ada kaitannya," tutur dia.
Sebelumnya, Perwakilan Front Pembela Islam (FPI) dan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama menemui Wakil Ketua DPR Fadli Zon di Gedung DPR, Senayan, Jakarta.
Kedatangannya guna mengadu terkait intimidasi yang dilakukan petugas Imigrasi Arab Saudi terhadap Pemimpin FPI Rizieq Shihab.
Fadli Zon berjanji meneruskan aduan masalah yang dialami Rizieq Shihab ini ke pejabat pemerintah terkait.
"Kami sampaikan laporan dari tim advokasi sebagai pengaduan masyarakat, ini kami teruskan dan sampaikan kepada pihak terkait, dalam hal ini sesuai permintaan kepada Menlu, Kapolri, Kepala BIN, dan mungkin kalau nanti ada institusi lain terkait seorang warga negara tidak bisa kembali, karena mungkin diduga dicegah keluar dari Arab Saudi," kata Fadli Zon di Kompleks Parlemen, Selasa 25 September 2018.(red) 

Polsek Medan Kota Ungkap Tindak Pidana Human Tracking

By On September 27, 2018

Rakyat bicara.-Polsek Medan Kota berhasil mengungkap tindak pidana human tracking yang dilakukan dua pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA).  Keduanya ditangkap saat mengantar korban, SCS (18), warga Kecamatan Glugur Barat II, Kota Medan ke salah satu kamar di Hotel Danau Toba Jalan Imam Bonjol, Medan, Selasa (25/9/2018) pukul 23:00 WIB.
“Ya, jadi pelakunya adalah pelajar. Seorang pria dan seorang wanita. Begitu juga dengan korbannya, ia masih pelajar yang tinggal bersama orangtuanya,” tutur Kapolsek Medan Kota, Kompol Revi Nurvelani kepada hetanews.com, Rabu (26/9/2018).
Dalam pemeriksaan, korban dibandrol kedua tersangka seharga Rp12 juta untuk sekali main (short time). Para tersangka mengaku sudah menjalankan praktik prostitusi anak bawah umur ini sejak beberapa minggu terakhir.
“Mereka membandrol anak-anak sekolah itu seharga Rp12 juta kepada pria hidung belang persekali melakukan hubungan intim. Saat ini, mereka masih dalam proses pemeriksaan penyidik,” pungkasnya.
Pengungkapan kasus ini berawal informasi masyarakat terkait adanya perdagangan anak bawah umur. Petugas yang menyaru sebagai pelanggan menghubungi para tersangka dan meminta teman kencan. Setelah sepakat mengenai harga, kedua tersangka datang ke kamar hotel yang disiapkan sembari membawa korban.(jojo/edi)

Unit PPA Polrestabes Surabaya Ciduk Pelaku Pelecehan Seksual

By On September 26, 2018

Rakyat bicara.-Ada - ada saja prilaku seseorang di jaman now ini, seorang pria berinisial DN (30) yang sehari-harinya sebagai juru parkir di Pasar Manukan, Tandes Surabaya mempunyai kebiasaan yang tergolong aneh tak lazim seperti pada umumnya laki-laki normal. Kebiasaan itulah yang menghantarkan dirinya masuk jeruji sel tahanan Mapolrestabes Surabaya.
Kasubbag Humas Polrestabes Surabaya, Kompol Rety Suasmaningsih mengatakan, tersangka DN mempunyai kebiasaan buruk setelah melihat seorang wanita cantik selalu ingin di begitukan.
“DN disinyalir sering melakukan aksi konyolnya di area pasar Manukan, karena dirinya bekerja sebagai tukang parkir. Ia biasanya ‘membegal pantat’ korban setelah korban memarkirkan kendaraannya di tempat parkir. Kemudian, tersangka meremas atau meraba-raba pantat korban diantaranya ibu-ibu dan setelah itu langsung kabur. Tetapi ada juga korbannya yang masih anak di bawah umur,” terangnya, Jum’at (21/9/2018).
“Pelaku diamankan oleh warga dan diserahkan ke unit Perlindungan Perempuan dan Anak Satreskrim Polrestabes Surabaya,” Ujar perwira berpangkat melati satu dipundaknya itu.
Atas perbuatannya  yang tak senonoh tersebut, kini tersangka dijerat dengan Pasal 28 UU RI No 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak.(red) 

Kapolri Ajak Dai Kamtibmas Wujudkan Pemilu Damai 2019

By On September 26, 2018

Rakyat bicara.-Kapolri Jenderal Polisi Prof. H.M. Tito Karnavian Ph.D. hadiri Jambore Nasional Da’i (Persaudaraan Muslim Indnesia (Parmusi) yang di gelar di Cianjur Jawa Barat, dihadapan 5200 Da’i seluruh Indonesia yang di pimpin oleh Ketua Umum Parmusi Usamah Hisyam.

Kapolri Jenderal Polisi Prof. H.M. Tito Karnavian Ph.D. yang hadir sebagai narasumber pertama memberikan paparan tentang “Peran Da’i dalam Pemeliharaan Kamtibmas”. Saya hadir sebagai pimpinan lembaga Kepolisian untuk Tabayyun atau sharing informasi dalam kerangka kebangsaan, demikian ungkap  Kapolri Jenderal Polisi Prof. H.M. Tito Karnavian Ph.D. dalam pembukaan sebagai narsumber. (Hms Pol 25/9).(red) 

Polres Pelabuhan Belawan Paparan Kasus Sindikat Curanmor

By On September 26, 2018

Rakyat bicara.-KabarDaerah.com Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis SH MH didampingi Kapolsek Hamparan Perak,Danramil Hamparan Perak dan Kanit Reskrim Hamparan Perak melaksanakan kegiatan konferensi pers terkait pengungkapan kasus curanmor Rabu 26/09/2018.
Kasus curanmor yang  terungkap  terjadi di Pasar IV dan III Desa Klumpang Kebun Kecamatan Hamparan Perak dengan barang bukti berupa 14 unit sepeda motor,28 plat TNKB dan 2 pucuk air softgun yang dilakukan oleh 4 tersangka yaitu Abdul Halim, Khairuddin Siregar,Herianto,Ramli dan Wijantoro.
Adapun peran masing masing tersangka yaitu tersangka Khairuddin Siregar dan Abdul Halim dan Kherianto melakukan pencurian dengan kekerasan dengan sasaran sepeda motor dengan menggunakan 2 pucuk air soft gun.Sedangkan tersangka Ramli dan Wijantoro  berperan sebagai penghubung terhadap pembeli dan penadah.(jojo/edi)

Ditangkap, Begini Nasib Terakhir Penerobos Rombongan Jokowi

By On September 25, 2018

Rakyat bicara. -Perempuan berinisial A (28), penerobos rombongan Presiden Joko Widodo atau Jokowi masih diperiksa di Satlantas Polres Jakarta Timur. Keluarga A sudah menjenguk saat dia diperiksa, Senin (24/9/2018) malam.
A awalnya menolak diperiksa polisi setelah ditangkap. Tapi akhirnya, A mau diperiksa.
Selama diperiksa sejak ditangkap, Senin (24/9) kemarin, keluarga telah menjenguk A yang kini masih diperiksa di kantor Satlantas Polres Jakarta Timur.
"Ya keluarga sudah ada yang mengunjungi semalam," kata Kanit Laka Lantas Polres Jakarta Timur AKP Agus saat dihubungi Suara.com, Selasa (25/9/2018).
Meski demikian, polisi masih belum menyimpulkan status hukum atas tindakan A, pengemudi mobil yang nekat menerobos rombongan Kepala Negara. Sejauh ini, kata Agus, status A masih sebagai terperiksa.
Sebelumnya, polisi menangkap pengendara mobil lantaran nekat menerobos rombongan Jokowi. Aksi penerobosan itu terjadi di sekitar tol yang mengarah dari Kampung Rambutan menuju Taman Mini, Jakarta Timur.
Dugaan sementara, perempuan itu nekat melintas karena tak tahu adanya rombongan Presiden ketika dirinya melintas di area tol.(red) 

Rombongan Divisi Humas Mabes Polri Di Rumah Singgah  Sahabat Polisi Polres Pelabuhan Belawan

By On September 25, 2018

Rakyat bicara.-Belawan.Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis SH.MH Menerimah rombongan Divisi Humas Mabes Polri serta rekan pers dari Jakarta singgah ke rumah singgah sahabat polisi di jalan veteran Belawan Selasa ( 25/09/2018
Penyambutan Divisi Humas Mabes Polri diketuai Kombes.Pol.Yusri tersebut sesampainya di rumah singgah sahabat polisi tampak merasa kagum atas kinerja Kapolres Pelabuhan Belawan yang telah terbukti berbuat bagi masyarakat menjadikan polisi sebagai pengayom, pelindung dan pelayan masyarakat.
Acara di awali pertemuan tukang becak dan kaum duafa serta makan bersama Kapolres pelabuhan Belawan turut serta insan pers .
Bahkan para awak media yang ikut rombongan Devisi Mabes Polri tampak sibuk mewawancarai Kapolres Pelabuhan Belawan terkait kegiatan yang diadakan rutin di rumah singgah sahabat polisi yang baru diresmikan pada 3 pekan lalu tersebut.
Dalam temu Pers tersebut, Kapolres Pelabuhan Belawan menerangkan bahwa kegiatan yang rutin diadakan di rumah singgah diantaranya setiap jumat ada pemberian makan siang gratis pada para tukang becak dan kaum duafa.
Selain itu ada kegiatan pengajian dan kegiatan olahraga serta menampung aspirasi maupun laporan dari masyarakat.Terang Kapolres singkat didampingi juga oleh Kapolsek Belawan Kompol Syafruddin Tama dan Waka Polsek Medan Labuhan AKP.Ponijo.
Turut hadir Waka polres pelabuhan Kompol Edy Supriyanto,kompal Erinal Kabag Ops polres pelabuhan belawan,kasat lantas AKP MH Sitorus,Decision Humas jakarta,Kompol Safruddin Tama Kapolsek Belawan ,Waka Polsek Medan labuhan AKP Ponijo,jajaran polres pelabuhan Belawan,jajaran Polsek Belawan serta insan Pers.(jojo/edi)

Via Vallen Memang Tengah Berjuang Melawan Penyakit Serius

By On September 25, 2018

Rakyat bicara.-Beberapa waktu lalu, Via Vallen sempat menghapus akun instagram pribadinya (@viavallen). Penyanyi lagu tema Asian Games 2018 ini menyebut “fokus kepada Asian Games 2018” sebagai alasan terhapusnya akun instagram dengan 9 juta pengikut itu. Namun belakangan, netizen berasumsi bahwa Via sudah eneg menghadapi netizen yang tak henti mem-bully-nya.
Hal ini juga dibuktikan dari unggahan pertama ketika akun instagram pribadinya kembali beroperasi. Ia mengunggah sebuah karikatur yang berisi sindiran untuk para haters. Tak ayal, jika para Vyanisty—sebutan untuk fans Via Vallen lebih “beringas” untuk melindungi sang idola.
Via Vallen Dibully [sumber gambar]

Akhir-akhir ini, bukan lagi gaya berbusananya yang mirip idol K-Pop atau menyanyi menggunakan bahasa Jawa yang netizen kritik dari Via Vallen, tetapi bentuk tubuhnya. Perubahan drastis yang menyambangi Via Vallen terlihat dari pipinya yang semakin tembam, sehingga netizen menyangkut-pautkan hal tersebut dengan keperawanan. 
Pernah, Via Vallen mengunggah teks dalam instagram story-nya yang berbunyi “Miris banget zaman sekarang keperawanan hanya dinilai dari segi fisik dan yang jadi korban mereka yang bertubuh gendut dianggap sudah gak perawan bahkan sudah punya anak.” Bahkan, ada pula netizen yang menyebut Via Vallen tampak seperti ibu-ibu karena perubahan pada fisiknya.
Instagram Story Via Vallen Body Shamming [sumber gambar]
Tak sampai di situ, beredar foto anak laki-laki yang tetiba disangkut-pautkan dengan Via Vallen. Netizen berasumsi bahwa anak laki-laki tersebut merupakan anak Via Vallen, dikutip dari grid.id. 
Padahal, hingga saat ini, gadis kelahiran 1 Oktober 1991 itu belum pernah menikah. Terlihat mesra dengan laki-laki saja hampir tak pernah. Via Vallen yang merasa dirugikan dengan komentar-komentar berbau body shamming itu awalnya hanya bungkam. 
Lalu, ia mencoba menon-aktifkan kolom komentar hingga menghapus akun instagramnya. Namun, berpikir netizen telah kelewatan, ia akhirnya berani untuk angkat bicara dengan membalas salah satu komentar pengikutnya.
Perbedaan Via Vallen dulu dan sekarang [sumber gambar]
“Bagus suara yg dulu daripada yg sekarang dan body nya juga bagus yg dulu sekarang dah kayak emak2, gak bagus masih perwan gemuk,, turunin dong bb nya siapa tau vocal nya juga kembali bagus kayak dulu lagi, @viavallen,” tulis seorang netizen di salah satu postingan instagram Via Vallen. 
Dengan sopan, Via membalas “terimakasihh kakakk kritiknya, kalo soal suara memang ada perubahan karena radang saya sudah parah dan harus dioperasiii,, cuma saya takuuttt kalo di operasi. Soal badan saya masih berusaha semampu saya buat nurunin, karena saya punya maag akut jadi kurang bisa maksimal diet nya.” 
Berniat memberi pengertian kepada netizen, Vyanisty malah menemukan fakta baru terkait idolanya tersebut.
Via Vallen radang tenggorokan [sumber gambar]
Akhir-akhir ini, Via Vallen memang sudah jarang tampil di televisi. Tak seperti ketika bulan Ramadan lalu, di mana ia menyanyi setiap hari di acara sahur dan berbuka. 
Wajar saja jika tenggorokannya minta istirahat, tetapi jadwal padat Via Vallen tak bisa mentolerirnya. Alhasil, radang tenggorokan yang sudah parah dibiarkan begitu saja, sebab sang penyanyi tak bisa melawan rasa takutnya untuk kesembuhan dirinya. 
Menurut klikdokter.com, tidak semua radang harus dioperasi, tetapi jika tonsil terus membesar dan menutup jalan napas, sebaiknya tidak terus dibiarkan karena berbahaya, alias harus dioperasi. Ada pula radang tenggorokan yang sembuh dengan sendirinya, tetapi harus diimbangi dengan vitamin C dan istirahat yang cukup.
Vyanisty Semakin Banyak [sumber gambar]
Rasa-rasanya, melihat jadwal Via Vallen yang semakin hari semakin padat, satu-satunya jalan adalah operasi agar suaranya bisa kembali maksimal seperti semula. Maka dari itu, meski tak bisa melawan pahitnya nyinyiran netizen, sebagai Vyanisty yang solid, terus beri kata-kata motivasi kepada Via Vallen agar dirinya tergerak untuk segera melakukan operasi. 
Jika memang masih bisa sembuh dengan sendirinya, minimal beri dukungan dalam bentuk komentar-komentar positif dalam akun instagramnya, lah. Agar semua komentar negatif tertutupi dengan banyaknya dukungan dan cinta dari para Vyanisty.(red) 

Kapolres Deli Serdang Hadiri Giat Deklarasi Damai Pemilu 2019

By On September 25, 2018

Rakyat bicara.-Dalam mendinginkan suhu politik dan menjaga kamtibmas jelang peyelenggaraan pesta demokrasi pemilihan presiden dan Legislatif 2019 mendatang di Kabupaten Deliamserdang  Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda ) Kabupaten Deliserdang menggelar Deklarasi pemilu Damai, Selasa (25/09/2018) di Balairung Pemkab Deliserdang.
Kapolres Deli Serdang  AKBP Eddy Suryantha Tarigan SIK mengajak semua pihak untuk bersama-sama menciptakan pemilu yang Damai, Aman, Sejuk, Berintegritas, tanpa hoax, tanpa politisasi sara dan tanpa politik uang dalam rangka menjamin stabilitas kamtibmas selama berlangsungnya pemilu tahun 2019 khususnya diwilayah Kabupaten Deli Serdang ,untuk mencapai tujuan itu dilakukan melalui manajemen kemanan yang tepadu dan komprehensif, mengerahkan segala sumber daya yang ada serta memperkokoh kerjasama sinergritas dengan penyelenggara pemilu, TNI, Masyarakat dan mitra keamanan lainnya.
Kapolres mengharapkan proaktif semua pihak dan senantiasa terus memperkokoh sinergi polisional dengan penyelenggara pemilu, TNI, Masyarakat dan mitra keamanan lainnya dalam rangka mendukung kesuksesan pemilu tahun 2019 di wilayah kabupaten Deli Serdang.
“Marilah kita jadikan kegiatan ini untuk menyatukan tekat dan komitment kita bersama dalam melawan dan menghindari terjadinya politik berbau fitnah, sara, ujaran kebencian dan politik uang sehingga penyelenggara pemilu tahun 2019 khususnya di wilayah kabupaten Deli Serdang dapat berjalan dengan aman, damai dan sejuk,” pungkasnya.
Kapolres Deli Serdang Mengajak semua pihak untuk bersama-sama menciptakan pemilu yang Damai, Aman, Sejuk, Berintegritas, tanpa hoax, tanpa politisasi sara dan tanpa politik uang dalam rangka menjamin stabilitas kamtibmas selama berlangsungnya pemilu tahun 2019 khususnya diwilayah Kabupaten Deli Serdang.
Sementara itu  Ketua KPU Kabupaten  Deli Serdang Timo Daulay menyampaikan beberapa point penting yang disampaikan tentang   adanya aturan aturan yang sudah ditetapkan Banwaslu dalam pemasangan Alat Peraga Kampanye serta titik – titik lokasi yang sudah ditentukan oleh Bawaslu. dan bagi yang melanggar aturan maka akan dilaksanakan penertiban alat peraga kampanye
Pelaksanaan Kampanye beserta Alat Peraga Kampanye nantinya harus menggunakan kalimat atau ajakan yang positif seperti visi ataupun misi. Dan tidak boleh adanya kata atau kalimat yang mengandung Isu Sara maupun segala hal yang dapat memicu perpecahan di lingkungan masyarakat.
” Mari Dukung Bersama Pelaksanaan Pileg dan Pilpres 2019 mendatang yang aman, damai dan sejuk,” pintanya.
Hal senada disampaikan Wakil Bupati Deli Serdang Zainudin Mars mengatakan atas nama pimpinan Pemerintahan Kabupaten Deli Serdang mengucapkan ucapan terima kasih kepada Kapolres Deli Serdang beserta Seluruh jajaran yang telah berupaya menyelenggarakan Kegiatan Deklarasi Damai ini.
“Semoga Pelaksanaan Pemilu di Kab. Deli Serdang nantinya dapat berlangsung damai, aman, sejuk dan lancar, terutama terbebas dari segala isu sara maupun ujaran kebencian ,melalui komitmen yang kita miliki kiranya Pemilu Di Daerah Kabupaten Deli Serdang  dapat diselenggarakan sebaik – baiknya melalui dukungan yang kuat dari semua elemen masyarakat,” pungkasnya.
Kegiatan Deklarasi Forkopinda Kabupaten Deliserdang dihadiri Kajari Deliserdang Asep Mariono , Ketua Pengadilan Negeri Lubuk Pakam, Dandim 0204 Ds , Tokoh Masyarakat , Tokoh agama , Tokoh pemuda  dan SKPD Kabupaten Deliserdang.(shaf) 

Apel Gabungan,TNI/Polri Siap Mengamankan Pileg Dan Pilpres

By On September 23, 2018

Rakyat bicara.-Menjelang pemilihan legislatif (pileg) dan presiden (pilpres) pada 2019 mendatang, terus dilakukan persiapan baik pengamanan maupun Deklarasi kampanye damai 2019. Seperti yang dilakukan tim gabungan dari Polri dan TNI khususnya di Sumut untuk menciptakan suasana aman dan kondusif menjelang pileg dan pilpres.
Pada Senin (24/9/2018) pagi, apel gabungan dilaksanakan di depan kantor DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol. Pada apel gabungan tersebut turut hadir, Pangdam I/BB, Mayjen TNI MSI Fadillah, Pangkosek Hanudnas III diwakili As Ops, Kolonel Jhonson, Danlantamal I/Belawan, Laksamana Pertama TNI Ali Triswanto. Danlanud Soewondo Medan, Kol Pnb Dirk Poltje Lengkey, Pejabat Utama Kodam I/BB, TNI AD 1 SSK, TNI AU 70 Personil, TNI AL 1 SSK dan POM TNI 1 SSK.
Dari pihak kepolisian dihadiri oleh, Kapolda Sumut, Irjen Agus Andrianto, Wakapolda Sumut, Brigjen Mardiaz Kusin Dwihananto, Irwasda Polda Sumut dan Para PJU Polda Sumut. Kapolrestabes Medan, Kombes Dadang Hartanto dan PJU Polrestabes Medan. Sat Brimob Polda Sumut 2 SSK, Ditsabhara Polda Sumut 2 SSK, Unit Provost 1 SST dan Polrestabes Medan 1 SSK.
Pada apel tersebut Pangdam I/BB Mayjen TNI MSI Fadillah mengatakan apel Gabungan ini merupakan sinergitas TNI Polri dalam rangka mengamankan pileg dan pilpres 2019 mendatang. “Mari kita tunjukkan sinergitas dan soliditas untuk menciptakan keamanan damai dan tertib. Kekompakan terus tetap dijalin dari jajaran setingkat Polsek dan Koramil sampai jajaran Mabes TNI dan Mabes Polri. Oleh karena itu mari kita bekerja sama bekerja dengan baik dan tanggung jawab sebagai jaminan keamanan bagi seluruh rakyat serta melindungi bangsa dan negara,” ujarnya Pangdam dalam pidatonya.
Tidak hanya Pangdam I/BB, Kapolda Sumut juga turut menyampaikan pidatonya. Kapolda Sumut Irjen Agus Andrianto mengatakan, Apel Gabungan bersama TNI-Polri ini diselenggarakan dengan maksud untuk mengecek kesiapan personel, sarana dan prasarana sebelum diterjunkan untuk melaksanakan pengamanan.
Selain itu apel ini diadakan bertujuan untuk pengamanan menjelang pemilihan legislatif & pemilihan Presiden pada tahun 2019. “TNI dan Polri adalah merupakan alat Negara sebagai institusi keamana negara. Oleh karena itu untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif dalam menyambut Pilpres dan Pileg tahun 2019, maka diperlukan sinergitas serta soliditas TNI-Polri sebagai kekuatan utama melindungi bangsa,” ujar orang nomor satu di Polda Sumut.
Kapolda menambahkan bahwa apel ini merupakan simbol kepada seluruh peserta pemilu untuk tidak mencoba memecah belah TNI Polri. “Ini merupakan kesiapan Kodam I/BB dan Polda Sumut siap mengamankan pileg dan pilpres 2019,” kata Irjen Agus Andrianto.(shaf) 

Tolak Minta Maaf Ke SBY, Projo:Salah Kami Apa?

By On September 23, 2018

Rakyat bicara.-Ketua Umum Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)meninggalkan acara Deklarasi Kampanye Damai Pemilu Serentak 2019 di Monas, karena terganggu dengan sikap dari kelompok relawan Pro Jokowi (Projo). Ketua Umum Projo Budi Arie Setidadi pun mempertanyakan kesalahan apa yang mereka perbuat.

Budi mengatakan, kehadiran Projo dalam Deklarasi Kampanye Damai Pemilu Serentak 2019 di Lapangan Silang Barat Tugu Monas, Jakarta Pusat, karena merupakan bagian dari pendukung salah satu pasangan capres dan cawapres. Budi menegaskan, pihaknya tidak melakukan provokasi apapun.

"Gini loh, kita ini kan bagian dari pendukung paslon capres, dan kami tidak memprovokasi siapapun kok. Bahwa kami hadir dalam jumlah yang besar, penuh semangat kegembiraan, wajar saja," kata Projo saat dihubungi detikcom, Minggu (23/9/2018).


Budi juga menegaskan, kehadiran relawan Projo dalam acara itu hanya meneriakkan dukungan untuk Jokowi agar bisa menjadi Presiden RI untuk kedua kalinya. Tidak ada perkataan yang bernada menyudutkan pihak lain.

"Kita cuma teriak 'Jokowi lagi, Jokowi lagi', dan nyanyi-nyanyi seperti itu. Apa salah? Kita tidak memaki siapapun, kita tidak menista siapapun, begitu loh. Kita cuma teriak nyanyi-nyanyi 'Jokowi lagi, Jokowi lagi, Jokowi lagi'. Kita tidak ada teriakan mengejek, menghina atau menista siapapun," katanya.


Terkait dengan desakan dari PD agar Projo meminta maaf, Budi menolaknya. Dia pun mempertanyakan kesalahan apa yang telah pihaknya perbuat sehingga harus meminta maaf.

"Mau ngapain (minta maaf)? Apa yang kita hina? Kesalahan kita apa? Kita damai, kita nyanyi-nyanyi, gembira ria, kita memaknai Pilpres dan Pileg 2019 ini dengan penuh kegembiraan, penuh kedamaian. Karena kita ingin meningkatkan kualitas demokrasi, jangan dibalik-balik dong," katanya.


Dia juga menegaskanm kehadiran mereka juga bagian dari Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf. Pihaknya ingin menyemarakkan Pemilu Serentak 2019 agar berlangsung damai dan penuh kegembiraan. 
"Kita kan diorganisir oleh Tim Kampanye Nasional pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin, bagian dari untuk menyemarakkan kampanye damai. Kita tidak ada hal yang menurut hemat kami melanggar etika kesantunan orang timur. Bahwa kami bernyanyi, dalam jumlah yang besar dan kita tidak ada teriakan mengejek atau menjelekkan pihak lain,"

"Ada nggak teriakan kita yang menjelekkan orang lain? Nggak ada. Kita hanya teriak 'Jokowi lagi, Jokowi lagi'. 

Kalau mereka suruh meminta maaf, apa kesalahan kita? Sudah lah, ini demokrasi harus kita jalankan dengan penuh kegembiraan, tidak ada suasana saling mengejek, tidak ada suasana saling menghina, masak rakyat bergembira saja dilarang. Masa rakyat gembira nggak boleh?" imbuhnya.(red) 

Berlagak Anggota Polisi Dan Bisa Selesaikan Kasus

By On September 22, 2018

Rakyat bicara.-Tim Pegasus Polsek Patumbak berhasil mengamankan satu orang tersangka yang berlagak menjadi Polisi gadungan, Jumat (21/9/2018) sekitar pukul 01.00 WIB dinihari. Polisi gadungan yang diketahui atasnama Hariyono (31) warga Perumahan Lembayung Asri, No.52 Jalan Pertahanan Gang Lembayung Desa Patumbak II.
Kapolsek Patumbak AKP Ginanjar Fitriadi mengatakan awalnya Tim Pegasus mendapat informasi bahwa di TKP ada seorang laki-laki yang sering menawarkan jasa penyelesaian perkara di kantor-kantor Polisi.
“Tersangka kerap memakai baju dinas Polri yang tidak jelas diketahui peruntukan serta maksudnya,” kata Ginanjar, Sabtu (22/9/2018). Lanjut, personel Tim Pegasus Polsek Patumbak lalu melaksanakan tindakan represif dan mendapatkan tersangka serta barang bukti dari rumah tersangka Hariyono.
Barang bukti yang berhasil diamankan, di antaranya 1 KTA Polri Palsu, 1 lembar KTA Rakernis Intelijen Polri, 1 baju dinas PDH Polri lengkap atribut berpangkat Bripka, 1 potong kaos polisi warna coklat. Kemudian, 4 lembar foto diri berpakaian dinas PDH Polri, 1 ikat pinggang Polri, 1 buah kalung penyidik Polri, 1 pasang borgol Polri, 1 buah mancis bentuk senjata dan 1 unit sepeda motor Honda.
“Tersangka dan barang bukti kami amankan ke Mako Polsek Patumbak guna pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya. “Tersangka tidak dilakukan penahanan karena pidana kurungan 1 bulan, tapi tersangka diberlakukan wajib lapor, karena sementara belum ada korban yang dirugikan,” jelas Ginanjar.(jojo/edi)

Laura Basuki Jadi Susy Susanti Di Film Terbaru, Mirip?

By On September 18, 2018

Rekyat bicara.-Kisah legenda bulu tangkis Indonesia, Susy Susanti, akan diangkat ke layar lebar. Film biopik ini akan diperankan oleh Laura Basuki, aktris kelahiran 1988 yang pernah meraih penghargaan Citra pada tahun 2010 untuk perannya di film Tiga Hati, Dua Dunia, Satu Cinta.
Lewat akun Instagram pribadinya, Laura Basuki mengunggah foto perdana perannya sebagai istri Alan Budikusuma tersebut. "#susysusantithemovie," hanya itu yang ditulis Laura pada keterangan fotonya.

Kode Zumi Zola Untuk Menyuap Anggota DPRD Jambi

By On September 17, 2018

Rakyat bicara.-Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta kembali menyidangkan perkara dugaan suap terhadap anggota DPRD Jambi untuk terdakwa Zumi Zola, hari ini. Dalam persidangan kali ini, Jaksa menghadirkan empat saksi dari Dinas PUPR Jambi.
Pada persidangan terungkap adanya kode suap yang disamarkan oleh Gubernur non-aktif Jambi, Zumi Zola untuk menyuap anggota DPRD Jambi. Kode tersebut diistilahkan dengan sebutan huruf A dan B.
Awalnya, Jaksa Iskandar Marwanto mempertanyakan maksud kode A dan B dalam berita acara pemeriksaan (BAP) kepada saksi PNS pada Dinas PUPR Jambi, Wahyudi. Dalam BAP tersebut, tercatat ada sembilan fraksi Partai di DPRD Jambi dengan sebutan kode huruf.
"Di BAP Anda menuliskan 9, yaitu Demokrat 8a+1, Golkar 7a+1, Restorasi Nurani 7b, PKB 6a, PDIP 6b+1, Gerindra 5a+1, PPP 4b, PAN 4a, Bintang Keadilan 3b+1*, disebut A sama dengan 30, dan B sama dengan 20 bisa terangkan kode A dan B?" tanya Jaksa Iskandar kepada Wahyudin di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (17/9/2018).
Kemudian, Wahyudi mengaku bahwa kode A dan B tersebut terkait pembagian uang ke anggota DPRD.
Ditegaskan Wahyudi, kode A itu dibagikan oleh Asisten Daerah Bidang III Provinsi Jambi Saifudin sedangkan dirinya dapat tugas untuk membagikan kode B. Hal itu berdasarkan kepakatan Arfan selaku Plt Kadis PUPR Jambi dengan Saifudin.
"Kode a dan b, a harus distribusikan Saifudin dan b kami yang harus kami bagikan. Itu kesepakatan Pak Arfan dan Saifudin. Kode b artinya 20 orang kali Rp 100 juta," paparnya.
Jaksa pun menelisik maksud kode plus 1 dalam BAP Wahyudi tersebut. Menurut Wahyudi, kode itu juga terdapat makna unsur anggota dan pimpinan.
Wahyudi juga dicecar mengenai jumlah anggota DPRD Jambi yang menerima suap. Tapi, Wahyudi mengaku tidak hafal.
"Pak Saifudin yang hafal jumlah anggota (DPRD Jambi)," jelas Wahyudi.
Zumi Zola didakwa menerima gratifikasi sebesar Rp44 miliar dan satu unit mobil Alphard. Gratifikasi tersebut berasal dari Afif Firmansyah Rp34,6 miliar, Asrul Pandapotan Rp2,7 miliar, dan Arfan Rp3 miliar, USD30 ribu, serta SGD100 ribu.
Diduga, gratifikasi itu digunakan Zumi Zola untuk melunasi utang-utangnya saat kampanye sebagai calon Gubernur Jambi. Zumi Zola juga didakwa mengalirkan uang tersebut untuk keperluan adiknya, Zumi Laza yang akan maju sebagai calon Wali Kota Jambi.
Tak hanya terkait gratifikasi, Zumi Zola juga didakwa telah menyuap anggota DPRD Jambi sebesar Rp16 miliar. Uang Rp16 miliar tersebut diduga untuk memuluskan ketok palu Rancangan Peraturan Daerah Anggaran Pendapatan dan Belanja Jamni tahun anggaran 2017-2018.(red) 

Tutup Turnamen Sepak Bola,Polres Pelabuhan Belawan

By On September 17, 2018

Belawan,Rakyat bicara.-Setelah memasuki hari terakhir pinal sepak bola piala Polres Belawan akhirnya Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis SH.MH menutup turnamen tersebut dilapangan sepak bola Agas Desa Ampara Desa Amparan Perak Kecanatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang pada Minggu (16/9/18 ) sekira jam 16.15 Wib.
Penutupan turnamen sepak bola tersebut diahadiri oleh,Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis SH.MH,Ibu Ketua dan Anggota Bhayangkari Polres Pelabuhan Belawan.Waka Polres Pelabuhan Belawan Kompol Eddy supriyanto.
 Kabag Ops polres Pelabuhan Beawan Kompol Erinal, Kapolsek Hamparan perak Kompol Hazwar.SH,Para kasat, Waka Polsek dan perwira Polres Pelabuhan Belawan,Danramil Kec. Hamparan Perak diwakili Serda Wibowo Dan perwakilan tokoh Agama, tokoh Masyarakat dan tokoh Pemuda Kec.Hamparan Perak.
Sebelum acara penutupan turnamen tersebut, Kapolres beserta Rombongan tiba dilapangan sepak Bola dan disambut oleh marching band.Dilanjutkan dengan kata pembukaan dari ketua panitia,selanjutnya kata sambutan oleh Kapolres Pelabuhan Bekawan,dengan menyampaikan ucapan terimakasih kepada tokoh Agama,Pemuda dan tokoh masyarakat sekecamatan Hamparan Perak,atas dukungannya terhadap kegiatan pertandingan sepak bola ini. Selama Kegiatan pertandingan ini berjalan dengan baik dan tdk ada masalah.
Dalam pertandingan sepak bola kalah menang hal yang biasa namun kita tetap menjunjung tinggi sportivitas dalam bertanding.Kami mengucapkan terimakasih kepada panitia atas kegiatan ini dan semoga kedepan kegiatan ini tdk berhenti dan tetap berlanjut.
Dalam pinal ini mempertemukan kesebelasan  Agas Jaya melawan team dari Denah FC  hingga pluit berakhir kemenangan diraih Agas Jaya dengan kemenangan tipis 1-0 atas lawannya.
Pada pukul18.20 Wib, Penyerahan Piala trophi Kepada tim terbaik, penyerahan piala top skor, pemaian terbaik dan penjaga gawang terbaik oleh Waka Polres pelabuhan Belawan, Waka Polsek Hamparan Perak, dan ketua Panitia, dilanjutkan dengan  penyerahan Piala Trophi kepada juara 3 Tim BSBS Desa Hamparan Perak oleh Kapolsek H.Perak, Piala Trophi Juara ke 2 kesebelasan Denak FC oleh Ibu Ketua Bhayangkari Polres Pelabuhan Belawan dan Penyerahan Piala bergilir kepada Juara 1 dari Tim Agas Jaya oleh Kapolres Pelabuhan Belawan.(jojo) 

Paparkan Kondisi Ekonomi Global Gunakan Analogi 'Avangers'

By On September 15, 2018

Rakyat bicara.-Presiden Joko Widodo menyebut kondisi perekonomian dunia saat ini menuju ‘perang yang tak terbatas’ atau ‘infinity war’. Mengambil cerita film ‘Avengers: Infinity War’ dimana sosok bernama ‘Thanos’ mengancam memusnahkan setengah populasi bumi, Presiden Jokowi mengatakan ia dan sesama rekan ‘Avengers’ lainnya siap untuk mencegah hal tersebut terjadi.
“‘Thanos’ ingin memusnahkan setengah populasi karena ia percaya sumber daya planet bumi terbatas,” ujar Presiden saat menyampaikan pidatonya pada World Economic Forum on ASEAN di National Convention Center, Hanoi, 12 September 2018. Namun menurut Presiden, pada kenyataannya sumber daya untuk umat manusia tidak terbatas. Perkembangan teknologi misalnya, telah menghasilkan peningkatan efisiensi, memberi kita kemampuan untuk memperbanyak sumber daya kita lebih banyak dari sebelumnya.
“Penelitian ilmiah membuktikan, ekonomi kita sekarang lebih ‘ringan’ dalam hal berat fisik dan volume fisik. Dalam 12 tahun terakhir, total berat dan volume televisi, kamera, pemutar music, buku, surat kabar, dan majalah telah tergantikan oleh ringannya ponsel pintar dan tablet,” kata Presiden. Presiden juga memberikan contoh bagaimana pembangkit listrik berbahan bakar batubara yang besar dan berat, sudah mulai diganti oleh panel surya yang tipis dan ringan.
Di depan sejumlah pimpinan negara yang hadir, Presiden juga memaparkan bahwa sudah saatnya peningkatan ekonomi didorong bukan lagi dari sumber daya alam, melainkan sumber daya manusia yang tidak terbatas.
“Asian Games dan Asian Para Games yang diadakan di Jakarta dan Palembang, merupakan pertunjukan spektakuler dari bakat manusia di Asia. Lebih dari 14 ribu atlet dan 7 ribu officials dari 45 negara bertanding di 40 cabang olah raga,” ungkap Presiden. Bahkan, pada acara pembukaaan dan penutupan, ribuan penyanyi, penari, dan berbagai artis dari Indonesia, India, Korea, serta berbagai negara turut memeriahkan acara, termasuk penampilan Dangdut dari Indonesia, Bollywood dari India, dan K-Pop dari Korea.
Presiden Jokowi juga mengatakan secara khusus di Indonesia, sumber daya manusia khususnya kaum muda sedang menggerakkan transformasi e-Commerce dan ekonomi digital. “Saat ini, Indonesia telah memiliki empat ‘Unicorn’ atau perusahaan start-up dengan nilai miliaran dolar, sama dengan jumlah ‘Unicorn’ di gabungan 28 negara di Uni Eropa,” ucap Presiden. Sumber daya manusia menurut Presiden, juga turut mendorong revolusi industri keempat atau Revolusi Industri 4.0. Presiden mengatakan bahwa pada 4 April lalu ia telah meluncurkan program pemerintah Revolusi Industri 4.0 yang diberi nama “Making Indonesia 4.0”.
“Saya percaya bahwa Revolusi Industri 4.0 akan menciptakan banyak lapangan kerja dan meningkatkan kesetaraan, karena salah satu aspek penting dari Industri 4.0 adalah penurunan biaya produk dan jasa sehingga menyebabkan produk tersebut lebih murah dan mudah dijangkau bagi kalangan berpendapatan rendah,” ujar Presiden. Oleh sebab itu ia yakin, ASEAN, termasuk Indonesia akan menjadi yang terdepan dalam Revolusi Industri 4.0. Presiden kembali mencontohkan dalam Asian Games misalnya, Indonesia telah mempertunjukkan uji coba mobil otonom (tanpa pengemudi) yang beroperasi di jaringan 5G.
Namun, Presiden kembali menegaskan untuk menuju ke arah sana, kita harus mencegah terlebih dahulu perang dagang untuk menjadi ‘perang yang tak terbatas’. Sosok ‘Thanos’ menurut Presiden, bukanlah seorang individu, namun sebuah kepercayaan yang salah bahwa untuk mencapai keberhasilan bagi kita, yang lain harus mengalah.
“‘Perang yang tak terbatas’ bukan hanya tentang perang dagang, namun tentang kita semua agar kembali belajar pada sejarah, bahwa dengan kreativitas, energi, kolaborasi dan kemitraan, kita sebagai manusia dapat menikmati ‘kelimpahan’, dan kita bisa menghasilkan bukan ‘perang yang tak terbatas’ melainkan ‘sumber yang tak terbatas’,” kata Presiden mengakhiri sambutannya.(red) 

Kapolres Pelabuhan Belawan Resmikan Rumah Singgah Sahabat Polisi,

By On September 14, 2018

Belawan,Rakyat bicara.-Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP.Ikhwan Lubis didampingi Waka Polres Kompol Edi Supryanto meresmikan rumah singgah sahabat polisi.Jumat siang (14/09/2018).
Kegiatan peresmian tersebut ditandai dengan penguntingan pita disaksikan sejumlah undangan dari instansi terkait diantaranya Camat Belawan Ahmad SP, mewakili Pelindo 1 Belawan, Mewakili Dan Lantamal, Marinir dan tokoh masyarakat, tokoh pemuda serta insan Pers.
Dalam sambutannya, Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP.Ikhwan Lubis mengatakan, keberadaan rumah singgah sahabat polisi sebelumnya bangunan rumah mess yang tak terawat.
Kemudian ada inisiatif dari masyarakat usulan untuk dijadikan rumah singgah bagi masyarakat dan bagi insan Pers sebagai wadah menanmpung aspirasi dan.laporan dalam rangka turut menciptakan Kamtibmas.
Lebih lanjut Kapolres juga menjanjikan setiap jumatnya akan ada dapur umum sebagai tempat berkumpul makan minum bersama.
Kepedulian ini sebagai bentuk sosialitas polisi bagi masyarakat sebagai bentuk polisi sebagai pengayom, pelindung dan pelayan masyarakat.Ungkap Kapolres Pelabuhan Belawan sembari mengajak makan siang bersama masyarakat dan para undangan yang berhadir.(jojo) 

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *