HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Cari Blog Ini

PK Ditolak MA, Jessica Kumala Wongso Tetap Jalani 20 Tahun Penjara

By On Desember 31, 2018

JAKARTA ,Rakyatbicara.-Mahkamah Agung (MA) menolak permohonan peninjauan kembali (PK) yang diajukan terpidana kasus pembunuhan berencana terhadap Wayan Mirna Salihin, Jessica Kumala Wongso.
Seperti dilansir dari laman resmi MA, www.mahkamahagung.go.id, perkara dengan nomor register 69 PK/PID/2018 itu diputus pada 3 Desember 2018.

Perkara dengan klasifikasi pembunuhan berencana itu diadili oleh hakim agung Suhadi, Sofyan Sitompul, dan Sri Murwahyuni.

"Tolak," demikian bunyi amar putusan yang tercantum dalam laman resmi MA, Senin (31/12/2018).
Dengan ditolaknya PK itu, alhasil Jessica tetap dihukum 20 tahun penjara. Kepala Biro Hukum dan Humas MA Abdullah membenarkan bahwa PK yang diajukan Jessica telah diputus. Namun, Abdullah belum menjelaskan pertimbangan hukum ditolaknya PK itu.
"Sudah putus," kata Abdullah saat dikonfirmasi.
Adapun Jessica mengajukan PK setelah upaya hukum kasasi yang dia ajukan ditolak MA pada 21 Juni 2017. Saat itu, Artidjo Alkostar bertindak sebagai ketua majelis hakim dalam sidang kasasi Jessica.(red) 

Kampung Narkoba Berhasil Disikat sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan

By On Desember 29, 2018

Rakyatbicara.-Sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan, berhasil menyikat 13 pengguna Narkoba jenis Sabu sabu dan 9 unit mesin dindong di Kampung Narkoba, Kampung Kolam di Kelurahan Belawan Bahagia Kecamatan Medan Belawan, Sabtu malam (29/12/2018) sekira pukul 22.00 Wib.
Operasi garing razia ini atas perintah langsung Kapolda Sumatra Utara Irjen Pol Drs Agus Andrianto SH, MH kepada Kapolrestabes Medan dan Polres Jajaran Polda Sumut untuk merazia tempat tempat hiburan malam, diskotik, karaoke, cafe dan tempat tempat rawan peredaran Narkoba.
Dalam operasi garing razia di Polres Pelabuhan Belawan ini, dipimpin Kabag Ops Kompol Erinal dan Kasat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan AKP Edy Safari SH.
Ke 13 pengguna Narkoba jenis Sabu sabu ini, tidak berkutik disaat Team gabungan Sat Narkoba Polres Pelabuhan menggrebek mereka di Kampung Narkoba. Di saat penggrebekan para Bandar (BD) Narkoba serta para pengguna Narkoba banyak pada lompat kelaut dan naik sampan untuk menyelamatkan diri dari Team Gabungan Sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan.
Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan SH, MH melalui Kasat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan AKP Edi Safari SH dikonfirmasi mengatakan, dari penggrebekan di Kampung Narkoba Kampung Kolam Kelurahan Belawan Bahagia Kecamatan Medan Belawan.
“Kita berhasil mengamankan 13 dan 9 unit mesin dindong,” ucap Edi Safari.
” Ke 13 orang yang kita amankan ini semuanya positif pengguna Narkoba jenis Sabu sabu setelah kita tes urine langsung di Halaman Polres Pelabuhan Belawan malam ini, sekarang ke 13 orang serta 9 unit mesin dindong kita amankan di Polres Pelabuhan Belawan, ” papar Kasat Narkoba Edi Safari SH.(red) 

Ini Pesan Tuan Guru Babussalam ke-10 Kepada Presiden Jokowi Saat Berkunjung ke Pesantren

By On Desember 29, 2018

Rakyatbicara.-Orang nomor satu Republik Indonesia, Presiden Joko Widodo terlihat mengenakan jas warna biru, berkunjung ke Pondok Pesantren Tariqat Naqsabandiyah Babussalam. 
Kawalan ketat mengiringi perjalan Presiden ke pesantren yang berada di Kecamatan Padangtualang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Sabtu (29/12/2018).
Jokowi tiba pukul 14.30 WIB di KompleksTuan Guru Babussalam. Kali ini berlangsung kunjungan balasan yang dilakukan Joko Widodo ke Syekh Haji Hasyim Al-Syarwani (Tuang Guru Babussalam ke X). Kunjungan balasan ini dihadiri sekitar 700 orang. 
Dimana sebelumnya Tuan Guru Babussalam pernah berkunjung ke Solo saat Joko Widodo menjabat Wali Kota.
Presiden turut didampingi Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, Bupati Langkat Ngogesa Sitepu, Kapolres Langkat Doddy Hermawan, Dandim Letkol Inf Syamsul Alam. 
Selain itu pendampingan dilakukan Mayjen TNI Maruli Simanjuntak (Danpaspampres), Pratikno, (Mensesneg), Mayjen TNI M. Sabrar Fadillah (Pangdam I/BB), Irjen Pol Drs. Agus Andrianto, SH (Kapolda Sumut), Kolonel Inf R. Wahyu Sugiarto, (Danrem 022/PT), Terbit Rencana Perangin-angin (Bupati Langkat Terpilih, unsur Forkopimda Sumut, unsur Forkopimda Langkat.Kedatangan Jokowi disambut warga Langkat. 

Oleh warga sekitar yang begitu antusias beberapa di antaranya berusaha menyalami presiden, bahkan meminta foto bersama.

Syeikh Haji Hasim Syarwani menyambut langsung Joko Widodo. Syeikh Babussalam ini memberikan sorban putih, dan langsung dikenakan oleh presiden.

Pertemuan berlangsung tertutup dan tidak bebas akses, pertemuan berlangsung sekitar satu jam, antara Joko Widodo dan Tuan Guru.(trc/sn/red) 

Konferensi Pers Akhir Tahun 2018 Polda Sumut

By On Desember 27, 2018

Medan,rakyatbicara.-Polda Sumut sangat prihatin kejahatan transnadional tahun 2018 meningkat dari tahun 2017 tercatat 6.255 kasus.

Sementara Tahun ini tercatat 6.375 kasus, jelas Irjen Pol Drs H. Agus Andrianto, SH, MH saat menggelar Konferensi Pers, akhir tahun, di Mapolda Sumut Kamis,  27 Des 2018 Kejahatan transnasional itu, sambungnya, angka tertinggi ada pada kasus Narkotika.

Sebab, 2017 tercatat 5.897 kasus, lalu Kemudian tahun 2018 meningkat sebanyak 5.926 kasus. Sedangkan masalah penyusuain tindak pidananya tahun 2017 sebanyak 5.621 kasus, dan 2018 ada 5.066 kasus.

Dengan tindakan kejahatan transnadional ini, Polda Sumut menjadi perhatian serius kita, lanjutnya.

Kapolda dalam penuturannya ungkap kasus penyeludupan pada tahun 2018, ada 11 kasus atau turun dari tahun 2017 ada 34 kasus.

Lalu untuk kasus traficking ada 5 kasus atau turun dari 9 kasus di tahun lalu, maupun notespeech 15 kasus atau naik dari 3 kasus pada 2017.

Lanjutnya masalah penyalahgunaan senjata dan bahan peledak tahun 2018 terdapat 24 kasus atau turun dari tahun lalu hanya 39 kasus, Cyber Crime mengalami kenaikan dari 273 kasus di 2017 menjadi 394 kasus di 2018, jelasnya.

Kasus terorisme kata Agus Andrianto, pihaknya tidak ada menangani kasus tersebut, dari 2017 sampai 2018.

"Polda Sumut tidak ada menangani kasus pidana nya, ungkapnya.

Kapolda dalam kasus transnasional juga menyinggung masalah penanganan kejahatan yang dilakukan terhadap kekayaan negara, tahun ini penangani kasus korupsi yang menurun dari tahun sebelumnya.

"Kita mencatat ada 34 kasus tahun 2017 dan itu turun menjadi 28 kasus di 2018.

Sementara penanganan kasus ilegal logging tercatat ada 22 kasus naik dari tahun sebelumnya ada 16 kasus,  tambahnya.

Untuk itu,  kedepannya Polri mengajak peran aerta lapisan masyarakat termasuk insan pers dapat mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif.

Selain meningkatkan kewaspadaan dengan memelihara kesiapsiagaan dalam menghadapi perubahan.

situasi yang cepat dan sulit diprediksi karana perubahan alam, ungkap Agus saat itu didampingi.

Wakapolda Sumut,  Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto dan Kabid Humas,  Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja, turut dihadiri Kapolres Pelabuhan Belawan, Kapolres Deliserdang,  Kapolres Langkat.(junet/edi)

Jokowi:Saya Panas Natuna Diklaim, Saya Bawa Kapal Perang

By On Desember 19, 2018

Rakyat bicara.-Presiden Joko Widodo(Jokowi) mengatakan wilayah Natuna, Kepulauan Riau, sempat diklaim masuk Laut China Selatan. Karena geram, ia memberi gertakan dengan menaiki kapal perang pada 2016.

"Tadi Mbak Yenny menyampaikan, waktu ada klaim Natuna itu masuk dari bagian, garisnya Laut China Selatan. Bener. Saya juga panas. Saya bawa kapal perang, saya ke Natuna," ujar Jokowi di Gedung Serbaguna Rato Ebuh, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Rabu (19/12/2018).


"Saya sampaikan bahwa Natuna adalah teritorial Indonesia di atas kapal perang, waktu itu. Karena penduduk di Kabupaten Natuna itu 169 ribu jiwa, itu adalah penduduk Indonesia. Masa ada yang mau mengklaim-mengklaim? Kalau ada yang.


mau ngajak berantem, ya kita ramai-ramai. Iya, jelas itu wilayah kita," ujar Jokowi.
Hal ini disampaikan Jokowi saat menghadiri deklarasi ulama Madura untuk Jokowi-Ma'ruf Amin. Mantan pengusaha mebel ini menjelaskan Natuna adalah wilayah NKRI.



"Penduduk kita 169 ribu. Jelas sekali. Kalau yang jelas-jelas seperti itu, ada yang macam-macam...," imbuhnya tanpa melanjutkan pembicaraan soal Natuna.

Sebelumnya, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menerangkan Laut China Selatan lebih bergejolak dibanding sebelumnya. Dia pun memerintahkan jajaran TNI selalu bersiaga. Dia juga meminta Satuan TNI Terintegrasi Natuna yang baru diresmikannya fokus menangkap ancaman di perbatasan.

"Untuk membangun kekuatan TNI yang diharapkan mampu memberikan daya tangkal atau deterrent effect terhadap ancaman, khususnya di perbatasan," kata Hadi saat memberikan amanat setelah meresmikan satuan itu di Faslabuh, Lanal Ranai, Selat Lampa, Kepulauan Riau, Selasa (18/12).(dtk/cnn/red)

Emil Dardak Soal Jenazah Eril Tak Diautopsi:Keluarga Sudah Ikhlas

By On Desember 13, 2018

Rakyat bicara.-Bupati Trenggalek Emil Dardak menyatakan bahwa pihak keluarga telah ikhlas menerima kepergian salah satu anggota keluarga yaitu Eril Arioristanto Dardak. 
Eril adalah adik kandung Emil yang sedang menempuh pendidikan kampus ITB. Eril ditemukan meninggal dunia pada Rabu (12/12) siang, di kamar kosnya, Dago, Bandung. 
"Ya setelah kami menanyakan dan kemudian melihat sendiri ternyata emang kondisinya jantung dan terus terang tidak ada riwayat kalau sudah ditakdirkan begitu ya kita harus ikhlas menerima," kata Emil di TPU Tanah Kusir, Jakarta, Kamis (13/12).
Emil Elestianto Dardak menabur bunga untuk adik Eril Arioristanto Dardak.
Tak hanya itu, Emil menjelaskan alasan keluarganya tidak mengizinkan proses autopsi terhadap jenazah adiknya lantaran keluarga benar-benar telah iklhas menerima kematian adiknya tersebut. Emil mengatakan, tak sampai hati apabila jenazah adiknya harus dibuka dan dicek sampai ke organ-organ dalamnya.
Ia yakin kejadian yang menimpa adiknya ini adalah takdir dan kehendak Sang Pencipta, sehingga tidak perlu diperdebatkan lagi. 
"Ya anda bayangin gimana kalau harus dibuka di belek gitu wong kita sudah ikhlas kok, kita ikhlas memang Allah memanggil tadi," ucap dia.
Pemakaman Eril Arioristanto Dardak di TPU Tanah Kusir, Jakarta.
Selama proses pemakaman, Emil seakan tak ingin melewatkan momen-momen terakhir bersama Eril, mulai dari memandikan jenazah hingga mengantar ke liang lahat bersama keluarga besarnya.
"Saya harus menguatkan keputusan itu saya yang ambil juga karena saya harus menguatkan orangtua saya, bayangkan kehilangan anak rasanya kayak apa," pungkasnya.(red) 

Saat Jokowi Dilarang Kapolri Dan KaBIN  Ke Nduga:Isu Keamanan Urusanmu

By On Desember 08, 2018

Rakyat bicara.-Presiden Joko Widodo menceritakan pengalamannya yang pernah dilarang Kapolri, Kepala BIN, hingga Panglima TNI saat akan mengunjungi Kabupaten Nduga, Papua, pada 2016 silam. Jokowi menceritakan hal tersebut saat bertemu perwakilan BEM dari 73 universitas di Indonesia yang tergabung dalam peserta Konferensi Mahasiswa Nasional di Istana Kepresidenan Bogor, Jumat (7/12).
"Tahun 2016 saya ke Kabupaten Nduga, karena enggak ada jalan harus 4 hari jalan kaki. Saya pakai heli ke sana. Oleh Kapolri, oleh KaBIN, oleh Panglima TNI tidak diperbolehkan. 'Pak, Bapak jangan ke sana, daerah ini memang masih kondisi yang perlu pendekatan'," kata Jokowi.
Alih-alih mendengarkan saran tersebut, Jokowi malah ngotot untuk berkunjung ke Nduga. Kepada ketiga pimpinan lembaga tersebut, Jokowi menyampaikan bahwa urusan keamanan justru harus dibereskan oleh mereka. Bukan malah melarang Jokowi ke sana.
"Saya perintahkan, 'pokoknya saya 2 hari lagi mau ke sana, urusan keamanan, urusanmu, urusanmu, urusanmu'. Saya masuk ke Nduga. Bayangkan saudara-saudara, aspal saja tidak ada. Saya mau ketemu rakyat kita yang di sana," kata Jokowi.
Akhirnya Jokowi pun tiba di Nduga. Di sana ia melihat bahwa pembangunan infrastruktur masih sangat minim. Sejak saat itu, ia makin bertekad untuk mempercepat pembangunan di Papua. 
"Apa jawaban bupati? 'Pak, rakyat kita ada di distrik-distrik, kalau mau ke sana butuh 6 jam jalan kaki'," ucapnya.
Oleh karena itu, Jokowi menegaskan pemerintahannya tak ingin hanya membangun di Jawa. Langkah itu dilakukannya untuk menciptakan keadilan yang merata bagi masyarakat. Meski, menurutnya pembangunan di Jawa sangat menguntungkan secara politik dan ekonomi.
"Tapi kita harus berpikir persatuan Indonesia, harus berpikir namanya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," tegasnya.(kpr/zie)

TNI Baku Tembak Dengan Kelompok Bersenjata Saat Evakuasi Di Papua

By On Desember 06, 2018

Rakyat bicara.-Proses evakuasi korban penembakan di Nduga, Papua diganggu kelompok bersenjata. Komandan Resor Militer 172/PVY Kolonel Infanteri Binsar Sianipar mengakui insiden yang dialami prajuritnya itu.
"Personel yang melakukan evakuasi masih diganggu oleh kelompok bersenjata," ujar Binsar dalam video keterangan pers yang diterima Tempo, Kamis, 6 Desember 2018.
Binsar mengatakan gangguan ini berupa tembakan dari kelompok bersenjata yang diketahui Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB). "Sekarang masih sedang kontak tembak," katanya.
Insiden penembakan pekerja oleh kelompok bersenjata di Kali Yigi dan Kali Aurak, Distrik Yigi, Nduga, Papua, terjadi pada Senin, 3 Desember 2018. 
Kelompok yang bertanggung jawab atas insiden ini adalah Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat pimpinan Egianus Kogoya, sayap militer Organisasi Papua Merdeka (OPM).
TNI telah menemukan setidaknya 16 jenazah korban penembakan. 
Jenazah akan dievakuasi dari titik-titik temuan ke wilayah Mbua. Selain itu, TNI juga menemukan tiga orang personel pekerja PT. 
Istaka Karya yang menjadi korban selamat. "Kami harapkan nanti akan semakin banyak yang ditemukan sambil proses evakuasi," katanya.(tpc/red)

Judi Pasar 7 Marelan Mirip Las Vegas, Belum Tersentuh Hukum

By On Desember 04, 2018

Rakyat bicara.-lokasi judi samkwan, dadu dan batu goncang yang ada Pasar 7 lahan garapan eks HGU PTPN II, Kebun Helvetia, Desa Manunggal Kecamatan Labuhan Deli, Kamis (5/12/2018).
Selain dibeckingi pria berambut cepak, lokasi judi ini juga aman dari aparat penegak hukum, karena diduga setiap minggunya para petinggi 'oknum' yang ada di Belawan, diberi oleh bandar judi pria keturunan tionghua.
Sehingga para pemain yang mayoritas pria keturunan tionghua dengan leluasa merasa aman dan tidak lagi merasa takut saat bermain judi samkwan, dadu dan batu honcang. 
Hal itu dibuktikan dengan masih beroperasinya permainan judi Dadu Samkwan dan judi Batu Guncang di Pasar 7 Desa Desa Manunggal Helvetia.
Tak cuma permainan dadu samkwan, di lokasi yang layaknya Las Vegas itu tersedia berbagai jenis permainan, seperti rolet, dingdong dan permainan baru jenis judi Batu Guncang. Padahal, Dirkrimum polda sumut, sudah menutup semua bentuk permainan judi online yang ada di Sumut, salah satunya permain judi ketangkasan tembak ikan dan jenis judi online lainnya.
Namun anehnya kenapa lokasi judi sakwan, dadu, dan batu goncang yang ada di Jalan Pasar 7, Desa Manunggal, Helvetia tetap beroprasi. “Mana mungkin lokasi judi samkwan Pasar 7 digrebek, semua sudah kita atur, mulai dari bawahan sampai atasan semua sudah kita kondisikan,”.
Dari keterangan salah satu warga mengatakan, lokasi judi samkwan ini mulai beroprasi dari jam 11 siang sampai malam jam 10 malam.”Di lokasi ini ada siff-siff nya bang, ada siff 1, 2 dan 3. Kalai sif 1 buka mulai dari siang sampai jam 4 sore, sif 2 mulai dari jam 4 sore sampai ja, 8 malam, terus sif 3 mulai dari jam 8 malam sampai jam 10 malam,” terang warga yang pernah bermain.(red) 

Kapolrestabes Medan Pimpin Pam Reuni Akbar Ke II Alumni 212 Dimasjid Al Jihad

By On Desember 02, 2018

Rakyat bicara.-Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto,SH,SIK,MSi pimpin pengamanan reuni akbar ke II Alumni 212 dimasjid Al jihad jalan Abdulah lubis Medan.

Personel Pengamanan tampak hadir Waka Polrestabes Medan Akbp Rudi Rifani,SIK,Pju polrestabes Medan,Kapolsek Medan Baru Kompol Martuasah H Tobing,SIK,Kanit Lantas Polsek Medan Baru Iptu Tuchfat Lubis,Personel Sat Satbhara Polrestabes Medan,Personel Satreskrim,Sat Intel,personel Polsek Medan Baru,Medan Kota,polsek sunggal,polsek Helvetia,percut Sei tuan dan Dit Sabhara Polda Sumut.Dengan Kekuatan personel 500 orang.

Reuni Akbar Ke II Alumni 212 Sumatera utara  Dimasjid Al jihad dihadiri oleh Romo H Raden M Syafi'i,DR Abdul Hakim siagian,DR H Dedi Iskandar Batubara,Ustadz Musa Abdul Ghoni.

Awal Kegiatan dimulai dengan Sholat Subuh berjamaah,Tabligh Akbar,Parade pasukan Berkuda,Atraksi bendera Tauhid,Drone Tauhid.

Dalam kegiatan pengamanan ini,Personel ditempatkan di setiap persimpangan untuk mencegah terjadinya kemacetan agar masyarakat bisa melintas dengan Normal seperti biasanya.(red)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *