HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Cari Blog Ini

Kapolda Sumut Pimpin Konferensi Pers Akhir Tahun 2019 Di Lapangan Benteng Medan

By On Desember 31, 2019

Medan, Rakyat Bicara- Kapolda Sumut pimpin konferensi pers akhir tahun 2019 Polda Sumut di Lapangan Benteng Medan. Selasa (31/12/19). Turut hadir Pangdam I/BB, Mayjen TNI. M. Sabrar Fadhilah, Kapolda Sumut lrjen Pol. Drs. Martuani Sormin, M.Si, Wakapolda Sumut, Brigjen Pol. Mardiaz Kusin Dwihananto, S.I.K, M.Hum, PJU Polda Sumut Kapolrestabes Medan, Dandim 0201/BS. Plt. Walikota Medan, Pangkosek Hanudnas lll, Danlanud Soewondo, Danlantamal, Kabinda Provsu, Ka BNNP Sumut, dan para awak media mitra Polda Sumut.
Sebelum memulai Konferensi Pers Kapolda Sumut terlebih dulu membahas Hasil Pengungkapan Kasus menonjol tindak pidana Narkoba Bulan Desember 2019, Dimana Direktorat Reserse Narkoba berhasil menangkap 33 tersangka dengan jumlah barang bukti sebanyak 85 Kg. 
Kemudian Bapak Kapolda Sumut melakukan Pemusnahan terhadap barang bukti Narkotika Tersebut.
Di lanjutkan dengan Konferensi Pers membahas pengungkapan kasus selama tahun 2019.
Kapolda Sumut membahas beberapa keberhasilan kasus sejak januari hingga desember yang sudah di ungkap. Kemudia membahas kasus apa saja yang masih dalam penyelidikan.
 Tentunya Kapolda Sumut menyampaikan akan berusaha untuk memberikan yg terbaik di tahun berikutnya. 
Penekanan Kapolda Sumut adalah bahwa jajaran Polda Sumut tidak akan main main dengan Narkoba dan akan menindak dengan tegas siapapun termasuk anggota Polri yg nakal.(rb/red)

Batas Akhir Diskon untuk Penunggak Pajak Kendaraan di Jakarta

By On Desember 28, 2019

JAKARTA,Rakyat Bicara- Data yang dirilis Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta pada September 2019, terdapat 2,2 juta unit kendaraan yang menunggak pajak.

Salah satu faktornya, yaitu karena cenderung pemilik mobil dan sepeda motor di wilayah Ibu Kota ini malas sehingga akhirnya menunda membayar pajak.

Apabila menunda seperti itu, jelas akan dikenakan denda sesuai dengan aturan yang berlaku. 

Tetapi, dalam Kebijakan Peraturan Gubernur Nomor 89 Tahun 2019 mengenai Pemberian Keringanan Pokok Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor ( BBNKB) atas Penyerahan Kepemilikan Kendaraan Bermotor Kedua dan Seterusnya Tahun 2019.


Serta Peraturan Gubernur Nomor 90 Tahun 2019 Tentang Pemberian Keringanan Pokok dan Penghapusan Sanksi Administrasi Piutang Pajak Daerah.


Menurut Kepala BPRD Jakarta Faisal Syarifuddin, kebijakan keringanan sanksi diberikan bagi yang menunggak pajak BBNKB, pajak kendaraan bermotor (PKB), serta pajak bumi perdesaan dan perkotaan (PBB-P2).


"Program ini berlaku sejak 16 September hingga 30 Desember 2019," ucap Faisal kepada Kompas.com belum lama ini.

Faisal menjelaskan, terhadap tunggakan pokok pajak PKB dan BBN-KB 2, sampai dengan 2012 diberikan keringanan sebesar 50 persen.

Sedangkan yang menunggak dari 2013-2016, BBN-KB 2 diberikan keringanan sebesar 25 persen dan sanksi administrasi dihapuskan.

SWDKLLJ yang tertera pada lembar STNK.
Faisal berharap dengan adanya kebijakan keringanan pajak daerah ini, dapat meringankan beban masyarakat dalam melaksanakan kewajiban perpajakannya yang selama ini tertunda.

"Kebijakan ini juga dapat meningkatkan kesadaran Wajib pajak dalam membayar pajak, tertib administrasi dan meningkatkan penerimaan pajak secara keseluruhan," kata Faisal.(rb/kp-red)

DPR Klaim Siap Dorong RUU Pemindahan Ibu Kota

By On Desember 28, 2019

Rakyat Bicara- Dewan perwakilan Rakyat mengklaim siap mendukung dan mendorong Rancangan Undang-Undang Pemindahan Ibu Kota Negara dan penyederhanaan regulasi melalui omnibus law, yang siap diselesaikan dalam kurun waktu 2-3 bulan.
Anggota Badan Legislasi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Firman Soebagyo menyatakan, untuk melancarkan prosedur landasan hukum pemindahan ibu kota negara, maka perlu ada kesepahaman dan kesepakatan antara pemerintah dengan anggota dewan legislatif.
Kesepakatan dan kesepahaman ini juga harus terkait mekanisme penerapan omnibus law, yang berfungsi dalam membentuk satu UU baru guna mengamandemen beberapa UU sekaligus.
“Kalau sudah ada sepakat, baru substansi. Itulah pentingnya melakukan lobi,” jelasnya di Hotel Aryaduta, Jakarta, Jumat (29/11/2019).
Firman berpendapat proses kesepakatan ini akan mudah dilakukan karena sudah ada komando awal dari Presiden Joko Widodo terkait rencana omnibus law dalam pidato Pelantikan Presiden pada 20 Oktober 2019.
Meski demikian, dia tidak menjamin pengajuan omnibus law bisa rampung dalam kurun waktu satu bulan. Dengan sejumlah dinamika internal dalam legislatif ditambah kegiatan anggota dewan seperti kunjungan ke daerah pemilihan (dapil) dan reses, maka penyelesaiannya baru mungkin terjadi dalam 2-3 bulan ke depan.
Terkait dasar hukum omnibus law, bentuk regukasi ini sudah ada kedudukan dalam sistem peraturan perundang-undangan Indonesia, didasarkan pada UU Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 15 Tahun 2019 tentang Perubahan atas UU 12/2011.
Selain itu, dasar hukum dan susunan kedudukan omnibus law sesuai Pasal 7 dari UU 12/2011 antara lain: Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat, Undang-Undang atau Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang, Peraturan Pemerintah, Peraturan Presiden, Peraturan Daerah Provinsi, dan Peraturan Daerah Kabupaten/Kota.
Oleh sebab itu, untuk menyelaraskan proses penyusunan omnibus law, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) harus menjadi leading sector dari omnibus law.
Omnibus law pemindahan ibu kota ini sangat positif dan bisa dijadikan model untuk omnibus law yang lain, agar lebih efektif dan efisien,” tutur Firman. (rb/bn-red)

Dianggap Hina Agus Salim, Rocky Gerung Dipolisikan

By On Desember 22, 2019

Rakyat Bicara- Forum Anak Nagari (FAN) Kabupaten Agam Sumatera Barat melaporkan rocky gerung ke polisi. Mereka menganggap Rocky telah menghina pahlawan nasional H Agus Salim.

FAN datang ke Polda Sumatera Barat pada Selasa (5/3/2019) malam. Salah satu pelapor ialah politikus Partai NasDem setempat, Donny Magek.

"Laporan ini terkait pelecehan terhadap Agus Salim yang mengatakan Haji Agus Salim punya jenggot kayak kambing. Acara di suatu tempat, saya tidak tahu di mana lokasinya. Tapi itu sudah viral di sosial media dan khusus di Sumatera Barat sudah berseliweran di grup WhatsApp," kata Dony Magek kepada wartawan.

"Ini masalah kebangsaan, seorang pahlawan dilecehkan. Saya sudah serahkan ke Polisi barang bukti berupa CD rekaman acara Rocky Gerung di suatu tempat. Ini akan ditindaklanjuti dan segera di berita acara pemeriksaan (BAP)," katanya.
Menurutnya, pernyataan rocky gerung 
yang disampaikan dalam kuliah umumnya bersama Amien Rais di Adi-TV Sleman, Yogyakarta pada Jumat (22/2) lalu merupakan sebuah pelecehan terhadap tokoh Minang. Diketahui Agus Salim berasal dari Kabupaten Agam.

Dia menilai Rocky Gerung telah menghina dan melecehkan sosok pahlawan nasional dan ulama besar Sumatera Barat. Dia mengatakan pelaporan ini dilakukan karena menyangkut masalah kebangsaan.

"Kenapa Rocky Gerung (begitu) semena-mena mengatakan beliau (Haji Agus Salim) seperti kambing. Haji Agus Salim itu beliau tidak orang biasa," sesalnya.


Usai membuat laporan, di unit Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), enam anggota Forum Anak Nagari langsung di-BAP pihak kepolisian. 
Kepada penyidik, mereka menyerahkan sebuah CD berisi rekaman Rocky Gerung saat mengisi kuliah umum.

Sementara itu, dikonfirmasi soal pelaporan ini, Rocky Gerung membantah telah menghina Agus Salim. Dia mengatakan dirinya justru memuji mantan Menteri Luar Negeri pertama RI itu. Dia mengatakan video yang tersebar ialah video potongan. Menurutnya, seharusnya yang dilaporkan ialah pihak yang memotong video tersebut.

"Saya justru memuji. Itu video dipotong/diedit oleh si dungu," ucap Rocky lewat pesan singkat.

"Mereka korban fitnah. Mereka seharusnya lihat video utuhnya. Mereka seharusnya melaporkan si pengedit video," tambahnya.(rb/dn-red)

Kasus Pembunuhan Hakim Jamaluddin, Polisi Periksa 29 Saksi

By On Desember 22, 2019

Jakarta,Rakyat Bicara-Polisi masih menyelidiki kasus pembunuhan hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan Jamaluddin. Hingga kini, 29 saksi diperiksa untuk penyelidikan. "Sampai hari ini masih penyelidikan, kami masih terus mendalami kasus itu," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian, Jakarta Selatan, Jumat 13 Desember 2019.
Saksi-saksi itu terdiri dari rekan kerja, keluarga dan kolega Jamaluddin, serta saksi di lokasi peristiwa. Sejauh ini, kata Asep, polisi belum bisa menyimpulkan pembunuh Jamaluddin adalah kerabat dekat. 
"Sekarang masih mengumpulkan bukti. Semua bukti petunjuk pasti akan diolah terlebih dahulu."
Jasad hakim Jamaluddin ditemukan di sebuah jurang di Dusun II Namo Rindang, Desa Suka Dame, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, Jumat, 29 November 2019. Juru bicara PN Medan ini ditemukan warga di dalam mobil Toyota Land Cruiser Prado nomor polisi BK 77 HD berwarna hitam.
Saat ditemukan jenazah sudah membiru dengan kondisi terbaring di posisi bangku belakang. Kepala Polda Sumatera Utara Irjen Agus Andrianto menyatakan bahwa hakim Jamaluddin diduga kuat dibunuh.(rb/tp-red)

Naik Motor Chopper di Sukabumi, Presiden Jokowi Ternyata Ingin Lakukan Ini

By On Desember 20, 2019

Rakyat Bicara-Presiden Joko Widodo senang bisa membawa motor Royal Enfield Bullet 350 cc bergaya chopper miliknya di jalan raya.
Biasanya, Jokowi hanya menggeber motor yang baru dibelinya seharga Rp 140 juta itu di halaman Istana Bogor "Senang lah yang jelas," kata Jokowi sesaat setelah menyelesaikan turing bersama para bikers di Sukabumi, Minggu (8/4/2018).
Jokowi dan rombongan bikers memulai touring dari kantor Kecamatan Bantar Gadung dengan titik akhir Pesanggrahan Tenjo, Pantai Pelabuhan Ratu. Jarak tempuh jalur yang dilalui Jokowi dan rombongan sekitar 30 kilometer.
Di sela perjalanan itu, Jokowi sempat meninjau dua program padat karya yang dikerjakan oleh warga Sukabumi.
"Ya, memang biasanya tempatnya di Sukabumi, Pelabuhan Ratu. Jalannya juga sangat berkelok-kelok dan ingin sekaligus mengenalkan Pelabuhan Ratu (ke masyarakat)," kata Jokowi.
Presiden mengatakan, ia memang sudah terbiasa naik motor. Sebelum ini, ia juga sudah pernah naik motor saat meninjau jalan di Papua. Namun saat itu, Jokowi menaiki motor trail. Jaraknya sekitar 10 kilometer.
"Waktu sebelum wali kota (Solo) pakai sepeda motor ke mana-mana," tambah Jokowi.(rb/tbj-red)

Jelang Natal Dan Tahun Baru Dinas Sosial Dan Satpol PP Razia Tempat Pratik Asusila

By On Desember 14, 2019

Rakyat Bicara- Menyambut Natal dan Tahun Baru 2020, Dinas Sosial dan petugas gabungan melakukan razia di sejumlah hotel kelas melati dan kos-kosan yang diduga sering digunakan untuk praktik asusila di Medan, Sumatera Utara, Sabtu (14/12/2019) dinihari tadi.
Dalam razia ini, Dinas Sosial, Satpol PP dan Polisi Militer (PM) mengamankan beberapa pasangan.
Razia ini menyasar ke sejumlah hotel kelas melati yang berada diantaranya kawasan Jamin Ginting, Jalan Gatot Subroto, Selayang, dan kos-kosan di Jalan Dokter Mansyur, yang mana sering diduga hotel dan kosan ini dijadikan tempat prostitusi.
Saat diamakan petugas, beberapa pasangan yang terjaring razia melawan saat hendak diamankan.
Seorang pria diduga bersama pasangan bukan pasangan sahnya, melawan petugas ketika hendak diamankan saat tengah berada di salah satu penginapan di Jalan Sei Padang.
"Mana orangnya? Woi sini kau dulu! Kau tugas dimana? Mana name tag-mu? biar ku tunjukan nanti sama kau," ucap pria itu dengan nada emosi.
Setelah ditangani oleh personel Polisi Militer (PM), pria tersebut pun mengikuti arahan yang diarahkan oleh Dinas Sosial.
Sementara itu, keributan pun terjadi saat sepasang pasangan tertangkap di salah satu hotel melati yang berada di Jalan Gatot Subroto.
"Buktinya mana? Kami tadi di sini, aku ngawani dia ke dalam. Tanyalah, ada enggak aku dari situ?" ucap seorang wanita saat menolak diangkut petugas di salah satu hotel melati Jalan Gatot Subroto.
Seorang wanita mencoba melarikan diri. Tetapi percobaanya sia-sia.
Kabid Rehabilitasi Dinas Sosial Kota Medan Fahrul Rozi Pane menjelaskan, pihaknya merazia penginapan di seputaran Jalan Jamin Ginting, kemudian Jalan Gatot Subroto, di Jalan Setia Budi.
"Mungkin terus kita melakukan operasi dan juga berdasarkan laporan-laporan masyarakat. Dan kita pastikan di rumah kos-kosan yang disinyalir sebagai sarang ataupun tempat berlakunya tindak asusila," sambungnya.
Fahrul juga menuturkan, untuk pasangan yang terjaring akan kita data, dan akan dipanggil keluarga.
"Kami data dulu, setelah itu kita panggil keluarga. Kalau ada yang benar-benar WTS, akan kita kirim ke Brastagi untuk di rehab," ucap Fahrul Rozi Pane.

Kapolda Sumut Pamit Kepada Unit Wartawan Poldasu

By On Desember 14, 2019

Medan, Rakyat Bicara-Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto,bertugas sebagai Kapolda Sumut menyampaikan pamit kepada seluruh jurnalis Sumatera Utara.
Sebagai bentuk rasa syukur Polda Sumut melaksanakan family gathering di Budaya Resto, Jalan Lintas Medan-Tanjungmorawa, Sabtu (14/12/2019).
Turut hadir dalam acara perpisahan itu, Waka Polda Sumut Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja, Dir Reskrimum Polda Sumut Kombes Pol Andi Rian, dan PJU Polda Sumut.
Dalam sambutannya, Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto, mengucapkan terima kasih kepada seluruh jurnalis Sumatera Utara.
Menurutnya, situasi Kamtibmas di Sumatera Utara selama menjabat Kapolda Sumut cukup kondusif. Bahkan, perhelatan Pileg dan Pilpres 2019 berjalan aman tanpa adanya gangguan.
"Kita sukses menjaga kondusifitas dan keamanan di Sumatera Utara ini berkat peran seluruh lapisan masyarakat, termasuk media. Karena itu, saya ucapkan terima kasih," katanya.
Agus menambahkan, peran media juga sangat terlihat dalam menangkal berita-berita hoaks yang beredar di tengah masyarakat.
"Di tambah dengan sinergitas antara TNI dan Polri di Sumut, sehingga agenda besar, salah satunya pelantikan Presiden-Wapres, berjalan aman dan lancar," ungkapnya sembari tak lupa menyampaikan permintaan maaf selamat menjabat Kapolda Sumut.
"Apabila selama saya menjabat Kapolda Sumut ada kesalahan saya mohon maaf. Sumatera Utara luar biasa," akunya.

Wih, Ternyata Ada 43 Ribu Situs Media Online Abal-Abal

By On Desember 08, 2019

Jakarta, Rakyat Bicara- Dirjen Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Semuel Abrijani Pangerapan mengungkapkan ada sebanyak 43 ribu situs yang saat ini mengaku sebagai produk jurnalistik. 
Dan saat ini, pihak Kementerian Kominfo sedang mengawasi keberadaan situs media online yang tak terdaftar di Dewan Pers tersebut.
“Ada 43 ribu yang mengaku jurnalistik. Kalau diisi sama yang enggak bener, kalau sampai masyarakat menilai, wah media brengsek, kerja pers jadi bahaya,” kata Semuel, usai menghadiri acara diskusi bertajuk “Media Sosial, Hoax dan Kita” di Jakarta. 
Dikatakannya, situs yang merasa layak menjadi situs jurnalistik, untuk segera mendaftar ke Dewan Pers.
Menurut Semmy, boleh saja tidak jadi jurnalis dan berbicara apa saja. 
“Tapi jangan berlindung di bawah Undang-undang Pers. Kami enggak pernah memblokir media jurnalistik, menyensor saja kami tidak boleh,” tandasnya.
Ditambahkannya, dalam beberapa kasus, situs abal-abal tersebut kerap menjadi media untuk memeras. Bahkan beberapa kasus kini tengah diproses KPK. 
“Di Bengkulu ada media abal-abal, diproses di KPK. Ini kan mengacaukan industri. Pemerintah juga ke depan tidak boleh iklan di media yang tidak terdaftar di Dewan Pers,” kata Semuel.
Sementara itu, diungkapkannya juga, bahwa 800 ribu situs internet telah diblokir oleh Kementeriannya. 
Ada alasan yang beragam kenapa situs tersebut diblokir, namun alasan yang mendominasi karena memuat unsur pornografi dan perjudian yang dianggap membahayakan. “Sudah ada 800 ribu situs yang diblokir, itu sebagai peringatan,” tandasnya.(rb/dewan pers) 

Kasat Narkoba Polrestabes Medan Gempur Basis Narkoba

By On Desember 06, 2019

MEDAN, Rakyat Bicara- Petugas Sat Res Narkoba polrestabes Medan diserang petasan oleh bandar sabu saat penggerebekan narkoba di lahan garapan Jalan Jermal 15, Kecamatan Medan Denai, Jumat (6/12/2019) sore.
Kasat Narkoba polrestabes Medan AKBP Raphael Sandy Cahya Priambodo mengatakan, gempur basis narkoba (GBN) menindaklanjuti laporan warga yang menyebutkan di kawasan Jalan Jermal 15 masih rawan narkoba.
Saat petugas bergerak ke lokasi dan melakukan penyisiran di Jalan Jermal 15, petugas disambut teriakan maling dan petasan berjenis roket.
Personel lainnya, kemudian menuju ke lokasi membantu rekan-rekannya yang diteriaki maling. Selanjutnya personel mengamankan sedikitnya lima orang.
"Satu di antaranya perempuan dari salah satu rumah warga. Selanjutnya ditangkap dua lagi diduga pengguna sabu," kata Raphael, Sabtu (7/12/2019).
Tak berhenti sampai disitu, GBN dilanjutkan ke Jalan Pancasila, dekat pinggiran rel, dan mengamankan lima orang diduga pemakai narkoba.
Raphael menjelaskan bahwa total untuk para tersangka yang diamankan berjumlah 12 orang beserta dengan barang bukti narkoba.
"Total diamankan 12 orang tersangka dengan barang bukti 30 paket. GBN akan terus dilakukan secara rutin untuk menekan peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Kota Medan," tegas Raphael.(rb/red)

Jadwal Bulu Tangkis SEA Games 2019 - 2 Wakil Indonesia Main pada Sore Hari

By On Desember 06, 2019

Rakyat Bicara-Babak 16 besar bulu tangkis kategori perorangan di sea games 2019 masih berlanjut. Dua wakil Indonesia akan berjuang sore hari nanti.
Cabang olahraga (cabor) bulu tangkis di sea games 2019 masih akan mempertandingkan rangkaian pertandingan babak 16 besar pada Jumat (6/12/2019).

Setelah 20 pertandingan digelar pada hari pertama, Kamis (5/12/2019), 11 pertandingan sisanya akan digelar pada sore hari, pukul 17.00 waktu setempat atau 16.00 WIB.

Indonesia sendiri sudah memiliki tujuh wakilnya di babak perempat final sea games 2019. 
Tiga wakil di antaranya lolos secara otomatis karena mendapat bye.

Mereka adalah Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto (ganda putra), Greysia Polii/Apriyani Rahayu (ganda putri), dan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti (ganda campuran).

Adapun empat wakil Indonesia lainnya melaju ke perempat final setelah berhasil menyingkirkan lawannya masing-masing pada babak 16 besar.

Dari tunggal putra, Indonesia memiliki Shesar Hiren Rhustavito yang mengalahkan wakil Kamboja, Sopheaktra Leng, dengan skor 21-4, 21-11.

Kemudian dua wakil datang dari nomor tunggal putri. Mereka adalah unggulan ketiga Gregoria Mariska Tunjung dan Ruselli Hartawan.(rb/bls)

Sindikat Jual Beli Motor Bodong Terungkap Usai Viral Polisi Tendang RX King

By On Desember 04, 2019

TANGERANG,Rakyat Bicara- Kasus polisi yang menendang pemotor RX King di Tangerang membuat Unit Ranmor Satreskim Polresta Tangerang menyelidiki kasus jual beli motor hasil curian melalui sistem online.Hal tersebut diungkap saat AP (20), pengendara motor RX King terjaring razia dan tidak dapat menunjukan surat resmi. 

AP juga berusaha untuk melarikan diri sehingga menimbulkan kecurigaan bahwa motor yang dikendari olehnya merupakan hasil tindak kejahatan.

Kapolresta Tangerang Kombes Sabilul Alif menjelaskan, AP mengakui motor tersebut dibeli secara online. Sehingga AP bisa ditetapkan sebagai tersangka penadah hasil curian.

"Kami sudah melakukan pendalaman dan dipastikan itu adalah motor bodong yang diduga kuat hasil kejahatan" ujar Sabilul, Senin (2/9/2019).

Saat ini sudah dibentuk tim khusus yang akan melakukan pemeriksaan mendalam untuk mengetahui jaringan para pelaku dan membongkar sindikat jual beli motor curian. 

Tim tersebut akan bergerak dengan mengembangkan keterangan dari para pelaku yang sudah ditangkap dan memanfaatkan informasi dari jaringan media sosial.

Sabilul kemudian meminta masyarakat untuk berhati-hati saat membeli kendaraan. Masyarakat harus memastikan apakah kendaraan yang akan dibeli sudah dilengkapi dengan surat resmi dari kepolisian. Terlebih lagi kendaraan yang dijual dengan harga jauh di bawah standar.

"Pastikan ada surat resmi, dan pastikan juga suratnya itu asli atau palsu. Apalagi kendaraan yang dijual dengan harga sangat murah. Kalau ragu, bisa diperiksa ke kantor Samsat terdekat," tutur Sabilul.(rb/mok)

Ini Sosok Caketum yang Didukung Akbar Tandjung dalam Munas Golkar

By On Desember 04, 2019

TANGERANG, Rakyat Bicara-Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar Akbar Tandjung enggan buka-bukaan terkait siapa sosok calon ketua umum yang akan didukung dalam Musyawarah Nasional (Munas) Golkar yang dimulai 3 Desember 2019 besok.

Namun, ia menyebut, sosok yang mampu meningkatkan elektabilitas Partai Golkar lah yang bakal ia dukung.
"Saya itu mempunyai dasar, mempunyai alasan. 

Dasarnya bahwa saya akan memberikan dukungan kepada calon yang saya yakini akan memberikan, menghasilkan kepemimpinan baru dan mampu meningkatkan perolehan suara Golkar," ujar Akbar ketika menghadiri pertemuan internal Golkar di Solitaire Hotel, Kabupaten Tangerang, Senin (2/12/2019) malam.

Menurut Akbar, Pilkada serentak 2020 serta Pemilu 2024 merupakan tantangan bagi Golkar di masa yang akan datang.

Munas Golkar diharapkan menghasilkan keputusan yang menjadi pedoman bagi partai untuk menghadapi pesta demokrasi lokal dan nasional tersebut.

"Hasil Munas Golkar dapat dijadikan sebagai pedoman dalam menghadapi agenda-agenda ke depannya. Puncaknya Pemilu 2024 dan tahun 2020 juga kan kita akan menghadapi pilkada," ujar Akbar.

Ketika ditanya siapakah sosok caketum yang kira-kira mampu mendongkrak suara partainya, Akbar tidak mau menjawab lugas.(rb/kp)

Polisi: Ledakan di Monas Berasal dari Ponsel

By On Desember 03, 2019

Jakarta, Rakyat Bicara-Ledakan terjadi di Monas, Jakarta Pusat, pada Selasa (3/12/2019). Ledakan tersebut terjadi pada pukul 07.40 WIB.
Polisi menyebut sumber ledakan berada di dalam Monas. Diduga, ledakan berasal dari handphone.
"Terjadi ledakan yang diduga HP," ujar salah seorang polisi.
Akibatnya satu orang luka berat. "Satu orang luka berat ditemukan di tempat," kata dia.
Kapendam Jaya Letkol Czi Zulhandrie S Mara mengatakan, sejauh ini masih dilakukan penyelidikan atas peristiwa tersebut.
"Ada banyak yang berolahraga di situ. Bukan hanya TNI, ada juga masyarakat," Zulhandrie menandaskan.(rb/Ip)

Hakim Pengadilan Negeri Medan yang Ditemukan Tewas

By On Desember 01, 2019

Rakyat Bicara-SosokJamaluddin kini tinggal kenangan.Ia adalah hakim Pengadilan Negeri atau PN Medan yang ramai diberitakan karena ditemukan meninggal mengenaskan  di kebun sawit Desa Suka Rame, Deli Serdang.
Diketahui, profil singkat Jamaluddin ini tercantum di laman resmi PN Medan. Ia termasuk dalam kategori hakim karier.
Di antara deretan hakim PN Medan, terlihat ada potret Jamaludin urutan kesembilan.
Ia terlihat mengenakan pakaian hakim sambil tersenyum tipis pada foto itu.
Kemudian, pada biodatanya tertulis nama sekaligus gelarnya, JAMALUDIN, SH MH.
Tercantum bahwa hakim PN Medan itu itu memiliki jabatan sebagai Hakim Utama Muda.
Tak hanya itu, tercatat pula pangkatnya adalah Pembina Utama Madya.
Data digital yang ditemukan Tribunjabar.id ini sama dengan laporan wartawan.
Berdasarkan data dari lapangan, sudah dikonfirmasi bahwa Jamaludin ini merupakan hakim karier berpangkat Pembina Utama Madya gologan IV/d, jabatannya adalah Hakim Utama Muda.
Disebutkan nomor identitas pegawainya yakni 196403201990031004.
Kemudian, Jamaludin merupakan magister hukum, sesuai dengan gelar akademisnya yang tertera di atas bahwa ia adalah lulusan S2 hukum.
Diketahui pula bahwa hakim PN Medan ini biasanya bekerja di ruang sidang cakra 8.
Di ruang itu, disebutkan biasanya Jamaluddin kerap bekerja sama dengan rekannya.
Mulai dari Hakim Eliwarti, Abdul Kadir, dan hingga Fahren.
Selain menjalani sidang, ia juga disebut termasuk sebagai humas PN Medan.
Semasa hidup, biasanya, Jamaluddin melakukan tugasnya secara ramah.
Disebutkan, di kalangan awak media, ia dikenal sebagai sosok yang murah senyum.
Hakim PN Medan, Jamaluddin ditemukan tewas di areal kebun sawit warga di Dausun II Namo Rindang, Desa Suka Rame, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang, Jumat (29/11/2019). (ISTIMEWA)
Tak hanya itu, hakim PN Medan ini juga kerap terbuka saat meladeni wawancara awak media.
Seperti diberitakan sebelumnya, Jamaluddin ditemukan tewas mengenaskan di dalam mobil di kawasan kebun sawit.(rb/k.tb)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *