HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Cari Blog Ini

Jelang Natal Dan Tahun Baru Dinas Sosial Dan Satpol PP Razia Tempat Pratik Asusila

Rakyat Bicara- Menyambut Natal dan Tahun Baru 2020, Dinas Sosial dan petugas gabungan melakukan razia di sejumlah hotel kelas melati dan kos-kosan yang diduga sering digunakan untuk praktik asusila di Medan, Sumatera Utara, Sabtu (14/12/2019) dinihari tadi.
Dalam razia ini, Dinas Sosial, Satpol PP dan Polisi Militer (PM) mengamankan beberapa pasangan.
Razia ini menyasar ke sejumlah hotel kelas melati yang berada diantaranya kawasan Jamin Ginting, Jalan Gatot Subroto, Selayang, dan kos-kosan di Jalan Dokter Mansyur, yang mana sering diduga hotel dan kosan ini dijadikan tempat prostitusi.
Saat diamakan petugas, beberapa pasangan yang terjaring razia melawan saat hendak diamankan.
Seorang pria diduga bersama pasangan bukan pasangan sahnya, melawan petugas ketika hendak diamankan saat tengah berada di salah satu penginapan di Jalan Sei Padang.
"Mana orangnya? Woi sini kau dulu! Kau tugas dimana? Mana name tag-mu? biar ku tunjukan nanti sama kau," ucap pria itu dengan nada emosi.
Setelah ditangani oleh personel Polisi Militer (PM), pria tersebut pun mengikuti arahan yang diarahkan oleh Dinas Sosial.
Sementara itu, keributan pun terjadi saat sepasang pasangan tertangkap di salah satu hotel melati yang berada di Jalan Gatot Subroto.
"Buktinya mana? Kami tadi di sini, aku ngawani dia ke dalam. Tanyalah, ada enggak aku dari situ?" ucap seorang wanita saat menolak diangkut petugas di salah satu hotel melati Jalan Gatot Subroto.
Seorang wanita mencoba melarikan diri. Tetapi percobaanya sia-sia.
Kabid Rehabilitasi Dinas Sosial Kota Medan Fahrul Rozi Pane menjelaskan, pihaknya merazia penginapan di seputaran Jalan Jamin Ginting, kemudian Jalan Gatot Subroto, di Jalan Setia Budi.
"Mungkin terus kita melakukan operasi dan juga berdasarkan laporan-laporan masyarakat. Dan kita pastikan di rumah kos-kosan yang disinyalir sebagai sarang ataupun tempat berlakunya tindak asusila," sambungnya.
Fahrul juga menuturkan, untuk pasangan yang terjaring akan kita data, dan akan dipanggil keluarga.
"Kami data dulu, setelah itu kita panggil keluarga. Kalau ada yang benar-benar WTS, akan kita kirim ke Brastagi untuk di rehab," ucap Fahrul Rozi Pane.

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *