Umum

Hujan di Musim Kemarau, Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan Sampaikan Imbauan

Rakyatbicara.id – Cikarang Pusat, Kantor Berita RBN – – Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan menyampaikan imbauan menyusul terjadinya hujan di musim kemarau dengan intensitas tinggi di wilayah Kabupaten Bekasi.

“Mohon hati-hati dengan cuaca seperti ini, dan saya mengajak masyarakat untuk tetap peduli menjaga kebersihan lingkungan, jangan sampai ada sampah yang menghambat saluran air yang bisa menyebabkan banjir,” ujarnya, Sabtu (16/07).

Dani Ramdan menyebutkan, dari laporan yang diterima, ada 10 titik genangan di 3 kecamatan di Kabupaten Bekasi, yang disebabkan turunnya hujan pada Jumat malam hingga Sabtu pagi kemarin, dengan ketinggian air antara 20 sampai 60 cm. Tiga kecamatan yang terdampak yakni Kecamatan Tambun Utara, Babelan dan Sukawangi.

“Sesuai SOP, untuk beberapa lokasi titik banjir dan genangan, Tim Reaksi Cepat dari BPBD Kabupaten Bekasi, sudah mendatangi lokasi dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan,” ujarnya.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Bekasi, Dedy Supriyadi meninjau langsung warga terdampak banjir di Kp Babakan Desa Satriajaya Kecamatan Tambun Utara, pada Sabtu (16/07). Di lokasi tersebut Sekda memberikan bantuan untuk warga terdampak banjir, berupa sembako dan peralatan mandi.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menjelaskan, terjadinya hujan di musim kemarau, disebabkan karena masih aktifnya beberapa fenomena dinamika atmosfer skala global-regional yang cukup signifikan.

Deputi Bidang Meteorologi, Guswanto di Jakarta, Sabtu, menjelaskan fenomena dinamika atmosfer skala global-regional yang cukup signifikan diantaranya yaitu fenomena La Nina yang pada bulan Juli ini diidentifikasi masih cukup aktif dengan kategori lemah.

“Kondisi tersebut masih turut berpengaruh terhadap penyediaan uap air secara umum di atmosfer Indonesia,” ujar Guswanto, seperti dikutip Antara, Sabtu (16/07).

BMKG memprakirakan curah hujan dengan intensitas ringan hingga lebat masih berpotensi mengguyur sebagian besar wilayah Indonesia selama sepekan ke depan (16-23 Juli 2022) meskipun telah memasuki musim kemarau.

“Untuk wilayah Jabodetabek masih perlu diwaspadai potensi hujan Sedang-Lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada siang-sore hari terutama di wilayah barat, timur, dan selatan,” ujarnya. (Arnie/Tim RBN)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button