DaerahEndemi CovidUmum

Ketum PBB, Lambok F. Sihombing: “Pengadaan Rapid Diagnostic Test Antigen Diduga Pemborosan Anggaran”

Bekasi, Kantor Berita RBN- Pengadaan Rapid Diagnostic Test Antigen diduga terjadi pelanggaran, akibatnya menuai kritikan dari Ketua Umum Organisasi Pemuda Batak Bersatu (PBB), Lambok F. Sihombing SPd, dimana ada indikasi pemborosan anggaran yang berasal dari uang Negara terkait pengadaan Rapid diagnostic test antigen tersebut.

Lambok Sihombing merasa prihatin dengan adanya aksi demonstrasi yang dilaksanakan karyawan  PT Taishan Alkes Indonesia. Karyawan menuntut pemerintah Indonesia agar memakai produk lokal. Atas dampak tersebut sekitar 1500 orang terancam dirumahkan, akibat produk perusahaan tersebut tidak dapat dipasarkan di negara sendiri. bagaimana  bisa di ekspor bilamana negara sendiri tidak memakai, imbuhnya.

Kuat dugaan adanya permainan-permainan para oknum yang mengakibatkan kerugian negara sesuai dengan data yang ada,maka dalam hal ini Lambok meminta perhatian khusus Presiden Joko Widodo, BPK,KPK, Kejaksaan serta dinas terkait untuk memonitor dan bertindak sesuai tupoksinya. Jangan hanya untuk omongan saja dimana pemerintah selalu menggaung-gaungkan pakailah produk dalam negeri, tegasnya

Langkah selanjutnya Ketua Umum Ormas Pemuda Batak Bersatu akan tetap mengawal permasalahan tersebut, dengan menyurati dinas terkait dan bahkan akan mengadakan aksi ketika hal ini masih berlanjut dan ataupun tidak ada tindakan dari para dinas terkai ujarnya menutup pembicaraan.(Tim-RBN)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button