DaerahUmum

Pemilik PT Global Chemical Indonesia “Sulap” Gudang Menjadi Pabrik

Rakyatbicara.id – Tangerang, Kantor Berita RBN – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang sepertinya kecolongan dengan adanya keberadaan gudang di kawasan khusus pergudangan yang telah beralih fungsi menjadi pabrik.

Salah satu pergudangan yang telah menyalahi tata ruang Kota Tangerang itu berada di Pergudangan Arcadia Daan Mogot, Jalan Daan Mogot KM 21,  Batuceper, Kecamatan Batuceper.

Berdasarkan pantauan awak media di lapangan, Kamis (7/4/2022), ada salah satu gudang tepatnya di Blok G20/9 dijadikan sebagai tempat industri pabrik oleh PT. Global Chemical Indonesia.

Pergudangan  yang mengubah fungsi gudang menjadi pabrik tanpa melalui aturan yang berlaku, sehingga jelas melanggar aturan.

Seharusnya, sebelum mengubah gudang menjadi pabrik, pemilik atau pengusaha yang bersangkutan harus mengurus Izin Pemanfaatan Ruang (IPR) terlebih dahulu dari Pemkot Tangerang. Karena Izin yang dikantongi oleh pemilik pergudangan hanya sebatas Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Akibatnya, pemerintah setempat dirugikan dengan alih fungsi ilegal ini.

Berdasarkan Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) Kota Tangerang  kawasan tersebut diprioritaskan sebagai kawasan pergudangan.

Sementara itu, saat hendak dikonfirmasi tentang perubahan atau alih fungsi gudan jadi pabrik tersebut, Tomi selaku pemilik PT. Global Chemical Indonesia tidak berkenan dengan alasan sedang berada diluar kantor.

Sedangkan Tasya sebagai salah satu staf perusahaan mengaku sudah memiliki izin, tanpa menyebutkan izin yang dimaksud.

“Kami disini mengolah thinner dan jenis kimia lainnya dengan mempekerjakan sepuluh orang karyawan,” kata Tasya.

Terkait temuan alih fungsi gudang menjadi industri atau pabrik thinner dan kimia tersebut, Pemkot Tangerang diminta memanggil pengelola Pergudangan Arcadia Daan Mogot dan pemilik PT. Global Chemical Indonesia untuk mengetahui sejauh mana kebenaran atas pengakuan Tasya tersebut.

Menurut Mahdiar selaku sekdis penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu ( DPMPTSP) kota Tangerang melalui telepon selulernya mengatakan bahwa untuk perijinan hal seperti ini harus sesuai dengan aturan yg sudah diatur dalam aturan pemerintah daerah, tandasnya.( Rolis)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button