
Rakyatbicara.id-Cikarang Selatan, Kantor Berita RBN – Bank Indonesia telah sukses melaksanakan acara Sosialisasi Pengembangan Digitalisasi UMKM dalam Mendorong Perekonomian Nasional di Gedung Tupperware, Desa Pasirsari, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi pada Jumat (13/10/2023) lalu.


Adapun narasumber yang hadir dalam acara tersebut yakni Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi Golkar Puteri Anetta Komarudin B.Com, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat Erwin Gunawan Hutapea, Dr. Chaerudin MM., M.Si. selaku Dosen Fakultas Ekonomi dari Universitas Singaperbangsa Karawang.



Berikutnya juga ada kehadiran Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bekasi Dra. Hj. Ida Farida, M.Si. serta pelaku UMKM Kabupaten Bekasi sekaligus Ketua Koperasi Sebatik Indonesia Mandiri Rolasta Arni Sianturi, SE.Ak.



Acara sosialisasi ini menghadirkan sebanyak 100 pelaku UMKM se-Kabupaten Bekasi. Antusias para pelaku UMKM di lokasi sangat semangat saat menyambut kedatangan Puteri Komarudin.
Saat berlangsungnya acara Sosialisasi Pengembangan UMKM waktu itu ada yang lebih unik dan menarik kepada Arni Sianturi untuk mempresentasikan keberhasilannya dalam membangun Koperasi Sebatik. Ia juga menyampaikan perkembangan dari para pelaku UMKM yang sudah memajukan usahanya masing-masing.


Dalam kesempatan yang sama, Puteri Komarudin juga sempat mengungkapkan permasalahan produk minuman berpemanis dalam kemasan (PMBK) yang akan dikenakan cukai oleh Pemerintah pada tahun 2024 mendatang.


Hal yang diungkapkan oleh Anggota DPR RI itu menjadi langkah pencegahan tingginya angka pengidap diabetes dan membiasakan pola hidup sehat untuk semua masyarakat Indonesia.
Di akhir acara, dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis dari Bank Indonesia berupa sertifikat kepada semua narasumber yang hadir termasuk Ida Farida dan Arni Sianturi.
Puteri Komarudin dan lainnya mulai mengunjungi stand-stand UMKM Kabupaten Bekasi yang dipamerkan produk-produk unggulannya yaitu Koperasi Sebatik Indonesia Mandiri, perwakilan UMKM Cibitung, Cikarang Barat hingga Cibarusah.
Para pelaku UMKM Kabupaten Bekasi diharapkan dapat terus mengembangkan usahanya di era digitalisasi saat ini. (Yandri)




