
Rakyatbicar.id-TANGERANG,Kantor Berita RBN – Pemain mafia solar diwilayah “Arcadia” Batu Ceper kota Tangerang semakin meresahkan masyakat dan merugikan Negara,dalam permainan Penyelewengan Bahan Bakar minyak yg Bersubsidi (BBM) makin marak. Diperkirakan puluhan ton BBM jenis HSD atau solar bersubsidi dari SPBU diselelewengkan ke industri diduga beroperasi setiap hari.
Solar bersubsidi dari SPBU dibeli dengan menggunakan mobil box yang dimodifikasi menjadi tangki penampungan yang terhubung langsung dengan tangki BBM mobil itu sendiri. BBM solar itu diduga langsung dikirim dan dikumpulkan di pangkalan/gudang yang bertempat di Jembatan Pelangi yang berada di jln. Daan Mogot Jakarta Barat, tempat pengepulan Dari pangkalan pengepulan, kemudian dikirim ke industri dengan mobil tangki transportir.
Beberapa mobil box yang terpantau berada di SPBU yang kami temuin, Senin 29 April 2024 di wilayah Jl.Pap Raya ,Batu Raya ,kec Batu Ceper di area perumahan “Arcadia” kota tangerang disebut-sebut pemain mafia solar bersubsidi ini dan sebagai Koordinator sekaligus yang mengatur berjalanya kebebasan pencurian minyak Solar ini dilapangan adalah ber insial “Y” mereka sudah lama beroperasi di wilayah Tangerang dan sudah merasakan keuntungan yang memukau dan sudah merasa aman dari pantauan para penegak hukum seperti kepolisian dan pihak lainya,makanya para mafia solar bersubsidi ini merasa bebas beroperasi setiap harinya.
Dengan adanya permainan para mafia BBM berupa Solar yang bersubsidi tersebut, bisa meraup keuntungan puluhan juta rupiah per hari, serta merugikan Negara miliyaran dan menguntungkan pribadi para oknum mafia yang bermain secara terang benderang.
“Telusur demi telusur ,kami mencoba mencari informasi dari salah satu masyarakat yang ada di wilayah SPBU tersebut bahwa , mobil yg sering keluar masuk SPBU itu banyak ,tetapi memang sering kami melihat box yg keluar masuk yang serupa dan baru saja keluar setelah mengisi ,kembali masuk untuk mengisi minyak,kami tidak tau ada permainan seperti itu,”ucapnya”.
Warga yang enggan menyebutkan identitasnya itu mengatakan bahwa setiap hari, sejumlah mobil box berisi minyak solar yang dibeli dari SPBU masuk ke pangkalan pengepulan itu. mengangkut BBM yang akan dikirim ke industri.
Namun, dia tidak tahu berapa banyak mobil box yang mengantarkan solar ke pangkalan pengepulan itu setiap hari. Pasalnya, mobil – mobil box itu kebanyakan masuk ke lokasi diduga pada pagi, siang dan malam hari.
Dihimbau kepada penegak hukum khususnya kepolisian Republik Indonesia wilayah Polresta kota Tangerang, POLRI, Deperindag, agar segera menindak para oknum mafia Solar yang meresahkan masyarakat dan merugikan Negara ini. (Rolis/red)




