
Rakyatbicara.id-Bekasi, Kantor Berita RBN – Sebanyak 17 korban kecelakaan kereta api Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) lalu, kini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah dr.Chasbullah Abdulmadjid (RSUD CAM) Kota Bekasi, Kamis (30/4/2026).
Sebagian pasien yang dirawat di RSUD CAM Kota Bekasi merupakan warga Kabupaten Bekasi.
“Sisanya (pasien) tujuh belas. Tadi kan, seperti yang disampaikan bapak Plt. Bupati Bekasi sudah menjenguk 11 warga Kabupaten Bekasi”, ucap Wakil Direktur Pelayanan Medik RSUD CAM Kota Bekasi dr. Sudirman usai mendampingi Plt. Bupati Bekasi dr. Asep Surya Atmaja.
Sudirman mengungkapkan, dari 17 orang yang dirawat, ada 3 pasien yang dijadwalkan menjalani operasi akibat luka yang diderita mereka pada hari ini. Seluruh pasien yang dirawat mengalami luka sedang dan berat. Pasien yang terparah menjalani operasi bedah di bagian perut.
“Untuk kondisinya, ada 3 pasien yang beroperasi hari ini. Ya tentunya kalau perawatan kan dalam kondisi sedang sampai berat. Kalau kondisi ringan, kami pulangkan”, katanya.
Mayoritas pasien mengalami keluhan nyeri akibat peristiwa tersebut. “Rata-rata nyeri ya, nyeri pada organ-organ tubuh, cuman yang patah tulang juga pada wajah, ada juga yang pada perut, ada yang pada tulang juga”, beber Sudirman.
Ia menambahkan bahwa RSUD CAM Kota Bekasi juga merujuk 2 pasien ke Rumah Sakit Tipe A untuk mendapatkan penanganan medis yang lebih memadai dari segi sarana maupun prasarana.
Selain itu, beberapa korban lainnya masih dalam tahap observasi. Hal itu sangat bergantung dengan kondisi pasien itu sendiri.
“Untuk pasca operasi biasanya sampai 1 minggu-10 hari. Kalau hanya observasi tanpa operasi biasanya sekitar 5 hari-1 minggu”, tandasnya.
Kecelakaan maut ini menjadi sorotan publik karena mengakibatkan kerugian materiil, korban jiwa serta puluhan korban luka. Petugas medis masih terus berupaya untuk memulihkan pasien yang masih dalam perawatan di berbagai rumah sakit termasuk RSUD CAM Kota Bekasi.
Diketahui, korban meninggal dunia akibat kecelakaan kereta Argo Bromo dan KRL telah mencapai 16 orang. Sedangkan, 90 orang lainnya mengalami luka-luka. (Yandri)




