Pemerintahan

Peringati Hari Otonomi Daerah ke-28, Dani Ramdan Dorong Ekonomi Hijau dan Lingkungan Yang Sehat

Rakyatbicara.id-Tambun Selatan, Kantor Berita RBN – Pemerintah Kabupaten Bekasi memperingati Hari Otonomi Daerah XXVIII Tahun 2024 yang bertempat di Museum Gedung Juang 45, Tambun Selatan, Kamis (25/4/2024). Peringatan ini mengambil tema yaitu “Otonomi Daerah Berkelanjutan Menuju Ekonomi Hijau Dan Lingkungan Yang Sehat”.

Amanat Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian yang dibacakan oleh Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan pada peringatan Hari Otonomi Daerah yang ke-28 tahun 2024 adalah membahas pengembangan ekonomi hijau dan lingkungan yang sehat.

“Tema Hari Otonomi Daerah ini dipilih untuk memperkokoh komitmen, tanggung jawab dan kesadaran seluruh jajaran Pemerintah Daerah akan amanah serta tugas untuk membangun keberlanjutan dan pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup di tingkat lokal serta mempromosikan model ekonomi yang ramah lingkungan untuk menciptakan masa depan yang berkelanjutan bagi generasi mendatang”, kata Dani Ramdan saat memimpin upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah yang ke-28 Tingkat Kabupaten Bekasi Tahun 2024, Kamis.

Dani mengungkapkan bahwa perubahan iklim yang terjadi sampai puncak tertinggi di dunia ini berdampak kepada kerusakan lingkungan sampai pemanasan global.

“Kenapa ekonomi hijau? Karena memang sekarang perubahan iklim dunia ini sudah demikian parah diantaranya karena kita produksi karbon kita yang berlebihan, dimana kita penggunaan energi fosil itu sudah pada puncak tertinggi dalam sejarah umat manusia yang dampaknya adalah kerusakan lingkungan dan pemanasan global”, jelasnya yang juga menjabat sebagai Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Jawa Barat.

“Di sisi lain juga, kerusakan lingkungan masih terus terjadi karena kita mengekploitasi sumber daya alam ini secara berlebihan”, lanjut dia.

Dani menyatakan konsep ekonomi hijau ini dapat membangun ekonomi dengan cara-cara yang ramah lingkungan secara berkelanjutan. Hal tersebut harus terus diperbaharui dengan sumber daya yang ada seperti menggunakan energi yang terbarukan yakni energi matahari atau solar panel, penggunaan mobil listrik yang menggantikan eksistensi mobil berbahan bakar fosil, pengolahan limbah yang ramah lingkungan sampai desain green building yang memperhatikan efisiensi energi, penggunaan material konstruksi ramah lingkungan dan manajemen limbah bangunan.

“Sehingga tugas kita harus tetap bisa mewarisi lingkungan yang lestari untuk lingkungan yang sehat terkait dengan kesehatan kita, kebersihan pengelolaan sampah dan juga tata lingkungan lainnya agar kualitas kehidupan masyarakat kita seperti ini”, tutupnya.

Upacara Peringatan Otonomi Daerah tahun ini dihadiri oleh perwakilan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bekasi, para Lurah, Camat, Kepala Dinas, serta jajaran ASN Pemkab Bekasi. (Yandri)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button