UMKM Dan Ekonomi Kreatif

1001 Pasar Rakyat di Vida Bekasi, Cak Imin Dorong Perumahan Jadi Pusat Kegiatan Ekonomi Masyarakat

Rakyatbicara.id-Bekasi, Kantor Berita RBN – Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mendorong kawasan perumahan yang berada di Kota Bekasi tidak hanya sekedar menyediakan hunian tempat tinggal, tetapi juga sebagai pusat aktivitas perekonomian masyarakat.

Cak Imin mengatakan bahwa program 1001 Pasar Rakyat merupakan ekosistem ekonomi yang menumbuhkembangkan semua potensi yang dimiliki baik dari infrastruktur, pengusaha, maupun perumahan.

Sebelum pelaksanaan acara seremonial 1001 Pasar Rakyat di Pasar Alam Vida Bekasi, Cak Imin, Deputi 1 Kemenko PM Leontinus Alpha Edison, Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto dan jajaran pemerintah menyapa masyarakat dengan cara mengelilingi stand-stand UMKM yang dikelola oleh Koperasi Sahabat Vida Sejahtera (Savira) di kawasan Car Free Day (CFD) Vida Bekasi.

“Visi 1001 Pasar Rakyat itu ya seperti ini, bagaimana agar fasilitas publik atau fasilitas perumahan atau fasilitas pemerintah pusat, pemerintah daerah dioptimalkan daya gunanya terutama di posisi-posisi strategis untuk menggerakkan dan menumbuhkan ekonomi,” ucap Cak Imin saat ditemui awak media usai pelaksanaan acara 1001 Pasar Rakyat yang berlokasi di Perumahan Vida Bekasi, Kelurahan Padurenan, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, Minggu (4/10/2026).

Sebagai kawasan perumahan, Vida Bekasi terbukti mampu ditempatkan sebagai role model atau contoh pengembangan program tersebut untuk membangun kolaborasi semua pihak dengan memberikan ruang untuk para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan pasar rakyat.

“Perumahan Vida Bekasi sangat professional dalam mengolah kawasan perumahan melalui koperasi, kemudian kerjasama yang kolaboratif. Akhirnya semua jadi naik kelas,” ungkap dia.

Dirinya menyebut sudah ada sebanyak 450 tenant yang ada di CFD Vida Bekasi. Sedangkan 200 calon tenant lainnya masih dalam proses antrian. “Sampai hari ini sudah ada 450 tenant, 200 lainnya ngantri. Kemudian semuanya ikuti BPJS Ketenagakerjaan secara kolektif, BPJS Kesehatan lalu pasar semakin jumlahnya besar, tidak kurang dari 10 ribu tiap minggu pengunjungnya,” ujar Cak Imin.

Keberadaan pasar di kawasan perumahan tersebut menjadi bukti ekosistem ekonomi yang kuat jika ruang bagi pasar dan pelaku usaha yang dipersiapkan sejak awal perencanaan. Oleh karena itu, Perumahan Vida Bekasi dapat dijadikan prototipe yang diduplikasi atau diperbanyak melalui program inisiatif dalam pengembangan 1001 Pasar Rakyat oleh Kemenko PM.

Cak Imin juga mengapresiasi Waste4Change yang berawal dari UMKM menjadi perusahaan pengelola sampah terbesar di Vida Bekasi.

“Yang menarik lagi, di perumahan ini ada pengelolaan sampah yang bergerak dari UMKM tumbuh menjadi perusahaan terbesar. Inilah bukti bahwa semua bisa naik kelas, pasar terbangun ekosistemnya,” katanya.

Cak Imin menambahkan, pihaknya akan mendorong perumahan-perumahan yang dibangun pemerintah. Dalam pengembangan pasar, sains ekosistem ekonomi perlu disiapkan sejak awal agar para penghuni perumahan dapat dimudahkan untuk mengakses pasar.

Sementara itu, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan, terdapat satu penghargaan yang diberikan oleh Menko PM Abdul Muhaimin Iskandar kepada Pemkot Bekasi, Perumahan Vida dan Koperasi Savira karena layak dijadikan role model atau contoh pengembangan 1001 Pasar Rakyat dari hasil kolaborasi antara pemerintah, pengelola kawasan perumahan dan pelaku UMKM.

“Ada satu penghargaan yang diberikan oleh pak Menko PM karena dianggap jadi satu role model bagaimana kolaborasi pemerintah memberian kontribusi terhadap proses perizinannya kemudian kurasi juga terkait dengan para pelaku UMKM yang ada,” ujar Tri.

Pengembangan kawasan terhadap dukungan UMKM tidak hanya melibatkan masyarakat, tetapi juga anak-anak muda serta pemangku kepentingan usaha. Brand-brand besar juga diharapkan dapat berkolaborasi dengan pelaku usaha agar memiliki daya jangkau yang luas sehingga akan ada banyak orang yang hadir di Kota Bekasi. (Yandri)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button