UMKM Dan Ekonomi Kreatif

Kanwil DJBC Jakarta Sukses Gelar UMKM Week 2024 di Living Plaza Jababeka

Rakyatbicara.id-Cikarang Utara, Kantor Berita RBN – Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Jakarta sukses menggelar acara UMKM Week 2024 yang bertempat di Living Plaza Jababeka, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Sabtu (6/7/2024).

Acara yang dalam rangka Pekan Raya Bea Cukai ini dibuka secara resmi oleh Rusman Hadi selaku Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jakarta.

Turut menghadiri acara UMKM Week 2024 yaitu Kepala Kanwil DJBC Jakarta Rusman Hadi, Kepala Bidang Fasilitas Kepabeanan dan Cukai pada Kanwil DJBC Jakarta Tahi Bonar Lumbanraja, Kepala Bea Cukai Cikarang Souvenir Yulianto, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bekasi Ida Farida serta Satuan Kerja Kanwil DJBC Jakarta.

Kepala Bidang Fasilitas Kepabeanan dan Cukai pada Kanwil DJBC Jakarta Tahi Bonar Lumbanraja menyebutkan, ada sebanyak 21 peserta UMKM yang dihadirkan dari berbagai daerah di Indonesia selama acara berlangsung.

“Dari 21 peserta UMKM yang hadir terdiri dari 2 handycraft, 3 fashion dan 16 kuliner”, ucap Bonar dalam sambutannya yang juga Ketua Panitia UMKM Week tahun 2024 pada Sabtu (6/7/2024).

Tujuan digelarnya UMKM Week 2024 adalah memberikan platform untuk para komunitas UMKM dan bagaimana untuk mengenalkan produknya kepada masyarakat.

Kepala Kanwil DJBC Jakarta Rusman Hadi mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang turut berpartisipasi dalam penyelenggaraan UMKM Week 2024.

Usai pembukaan acara UMKM Week, Rusman Hadi beserta rombongan langsung meninjau stand-stand UMKM yang ada di sekitar area Living Walk, Living Plaza Jababeka.

Adapun sejumlah peserta UMKM yang hadir membawakan produknya yaitu Caly Bags, Kayu Arem, UMKM Kain Tenun Kaltim, Savanara Outdoor, Jeetu Craft, Sambal Paru dari Mak Minull, Kurcoku, Bubur Cantik, Finata Kitchen, Pawon Nunung, Rendang Oma Keenan, Masakan Uni Fitri, Cheesris (roti), Seaweed Snack Rugo dari Rijae, Keripik Tempe dari Pawaris, Nasi Dandit, Kecap Manis Oishii, Seduh Pertama (artisan tea), dan lainnya.

Seluruh pelaku UMKM di Indonesia diharapkan dapat terus mengembangkan produknya hingga mendunia dan meningkatkan daya saing ekspor. (Yandri)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button