Umum

Ketua Pelaksana BPBD Provinsi Jawa Barat Dampingi Pj Gubernur Jawa Barat meninjau langsung lokasi Gempa di Kabupaten Sumedang

Rakyatbicara.id – Kabupaten Sumedang – Kantor Bicara RBN – Pj Bupati Kabupaten Bekasi Dani Ramdan mendampingi Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin, Pj Bupati Kabupaten Sumedang Herman Suryatman, Personil BPBD Provinsi Jawa Barat dan berbagai unsur meninjau langsung dampak bencana gempa M 4,8 yang terjadi di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Senin, (01/01/2024).

“Kejadian Gempa lima kali terjadi, tepat pada malam Pukul 20.34 Wib magnitudo tertinggi info dari BMKG dan tidak ada korban jiwa.” Ujarnya Pj Gubernur Jawa Barat.

Lokasi pertama yang dikunjungi RSUD Sumedang. Ada 248 pasien rawat inap dan 80 pasien UGD yang dievakuasi ke dalam tenda. Hal ini dilakukan untuk memberikan rasa aman bagi pasien karena ada bagian dari gedung rumah sakit yang mengalami kerusakan akibat gempa yang mengguncang Sumedang tadi malam.

Pj Gubernur Jawa Barat mengapresiasi upaya yang dilakukan BPBD Provinsi Jawa Barat yang di pimpin Dani Ramdan Kepala Pelaksana dan juga Pemerintah Kabupaten Sumedang dalam merespons bencana dan mengevakuasi pasien secara cepat.

Bey Machmudin juga memuji semangat para tenaga kesehatan (nakes) yang terus bekerja memberikan pelayanan terbaik. Tadi pun saya melihat para nakes tengah melakukan persiapan proses persalinan.

Setelah meninjau RSUD Sumedang, selanjutnya Personil BPBD Provinsi Jawa Barat dan Pj Gubernur Jawa Barat ke Dusun Babakan Hurip Kelurahan Kotakaler Kecamatan Sumedang Utara untuk bertemu dengan warga yang rumahnya terkena dampak bencana. Dari data di lapangan, saat ini ada 138 rumah rusak ringan, 110 rumah rusak berat dan 456 orang yang mengungsi.

Ada 11 orang warga yang mengalami luka ringan, 9 di antaranya sudah kembali ke rumah, 1 orang dirawat di RSUD Sumedang, dan 1 orang lagi dirawat di salah satu rumah sakit di Bandung.

Pj Gubernur Jawa Barat dan Pj Bupati Kabupaten Sumedang juga minta kepada warga Kabupaten Sumedang untuk tetap berhati-hati, tidak perlu panik, selalu waspada, dan ikuti arahan petugas di lapangan. (Bachtiar/Tim RBN)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button