Kesehatan

Program BEBAS-TB dari USAID dengan MSH (Management Science for Health) Hadir di Jatimulya Kabupaten Bekasi; Pemeriksaan Kesehatan gratis atau skrining TBC melalui ACF (Active Case Finding)

Rakyatbicara.id – Jatimulya, Kabupaten Bekasi – Kantor Berita RBN – Warga Kelurahan Jatimulya, mendapatkan pemeriksaan Kesehatan gratis atau skrining TBC melalui ACF (Active Case Finding) yang melibatkan lebih dari 2.000 warga di 19 RW. Program BEBAS-TB dengan penyelenggaraan MSH (Management Science for Health) dengan mitra; Penabulu Foundation, POP TB, Rumah Cemara, DoctorSHARE, STPI dan Vital Strategies, serta dukungan dari USAID, Provinsi Jawa Barat, Kementerian Kesehatan, Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Prima Setiawan, Wakil Pimpinan BEBAS TB dan Joko Siswanto, Provincial Manager BEBAS TB Jawa Barat, memberikan keterangan kepada awak media RBN. untuk diketahui, skrining TBC ACF berlangsung selama 10 hari mulai dari Tanggal 19 sampai 29 Juni 2024 di Kabupaten Bekasi untuk Tingkat Provinsi Jawa barat. Kegiatan skrining ini untuk satu hari dua RW dengan target 200 warga. di Balai Pertemuan Perumahan Sakura Regency 3, Kelurahan Jatimulya, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Selasa, (25/6/1024).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Camat Tambun Selatan, Lurah Jatimulya, Kepala Puskesmas UPTD Jatimulya, perwakilan Dinas Kesehatan Bekasi, para Ketua RW dan RT, ikut hadir dan memberikan dukungan penuh terhadap program bebas TBC. Setiap RW dari total 19 RW di Jatimulya menerima jatah pemeriksaan kesehatan gratis, yang meliputi pengobatan dan skrining tuberkulosis (TBC).

Camat Tambun Selatan, Sopian Hadi, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas dukungan USAID Indonesia BEBAS-TB dalam program skrining TBC melalui ACF (Active Case Finding) yang dilaksanakan di wilayah Kelurahan Jatimulya, Kabupaten Bekasi, Kecamatan Tambun Selatan.

“Kita mendapatkan percontohan dari skrining TBC ACF dari Program USAID BEBAS TB. Kalau memang saya lihat dari anggotanya ada dokter dari Amerika, India, dan lainnya. Program ini difokuskan di Jawa Barat, khususnya di Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan,” ujar Sopian Hadi kepada awak media usai kegiatan skrining TBC ACF. Tutupnya Camat Tambun Selatan.

Tambahan, “Alhamdulillah, masyarakat kami mendapatkan pengobatan gratis. Ini berarti 2.000 warga Jatimulya dari masing-masing 19 RW mendapatkan layanan kesehatan yang sangat diperlukan,” ujar Lurah Jatimulya, Acep Abdi Eka Pradana.

“Kami bersyukur atas kehadiran tim ACF yang datang langsung dari USA dan India untuk membantu masyarakat Jatimulya. Dengan adanya skrining TBC ini, kami berharap masyarakat dapat lebih waspada dan berperan aktif dalam mencegah penyebaran penyakit ini di lingkungan mereka,” katanya.

Seluruh elemen masyarakat Jatimulya terlihat kompak dan antusias dalam menyambut kegiatan ini, yang diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan dan mencegah penularan penyakit menular seperti TBC. Pihak Kelurahan Jatimulya mengucapkan kepada tim ACF USAID dan semua pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung acara ini. Semoga upaya ini bisa menjadi langkah awal dalam menciptakan masyarakat Jatimulya yang lebih sehat dan terbebas dari ancaman penyakit menular. Tutupnya Lurah Jatimulya. (Bachtiar/ Tim RBN)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button