Kesehatan

Resmi Dimulai, Program Pelayanan Cek Kesehatan Gratis Diluncurkan di Puskesmas Jatimulya Bekasi

Rakyatbicara.id-Tambun Selatan, Kantor Berita RBN – Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai kado ulang tahun dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI kepada masyarakat Indonesia, kini resmi dilaksanakan secara serentak mulai Senin (10/2/2025).

Pada hari peluncuran program CKG, Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Ossy Darmawan mengatakan bahwa program ini merupakan program unggulan kedua dari Presiden RI Prabowo Subianto setelah Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Jadi, cek kesehatan gratis ini merupakan satu bentuk kado ulang tahun dari negara kepada seluruh masyarakat Indonesia yang berulang tahun”, ungkapnya saat meninjau peluncuran program Cek Kesehatan Gratis yang digelar di UPTD Puskesmas Jatimulya, Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Senin.

Dalam peninjauan tersebut juga dihadiri oleh Tenaga Ahli Bidang Integrasi Layanan Primer dan Promosi Kesehatan pada Kemenkes Prof Indah Suci Widyahening, Kepala UPTD Puskesmas Jatimulya Ernida Sianturi, Tenaga Ahli (TA) Utama Kantor Komunikasi Presiden (PCO) Wahyu Andrianto, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bekasi Darman Satia Halomoan Simanjuntak serta Lurah Jatimulya Acep Abdi Eka Pradana.

Ossy Darmawan menyebut, program yang menggunakan tagline “Satu Sehat Semua Sehat” ini merupakan wujud implementasi dari janji Presiden Prabowo Subianto saat berkampanye pada Pilpres 2024 lalu. Hal tersebut menyangkut pelayanan kesehatan yang seharusnya tidak berbayar alias gratis.

Ossy menambahkan, program cek kesehatan gratis didasari nilai filosofis sesuai Pasal 28 H Undang-Undang Dasar 1945. “Bahwa setiap warga negara berhak untuk memperoleh pelayanan kesehatan”, ucapnya.

Dia juga melihat antusias tinggi masyarakat di Puskesmas Jatimulya pada program penerima manfaat cek kesehatan gratis, termasuk kedatangan masyarakat yang belum berulang tahun.

Tenaga Ahli Bidang Integrasi Layanan Primer dan Promosi Kesehatan pada Kemenkes RI, Prof Indah Suci Widyahening menjelaskan pemeriksaan kesehatan gratis bagi yang berulang tahun dibagi sesuai kelompok usia yakni 6 dan diatas 18 tahun. Untuk usia 6 tahun dilakukan pemeriksaan tumbuh kembang deteksi dini gangguan tiroid dan pemeriksaan enzim pemecah darah. Sedangkan, untuk usia 18 tahun keatas dilakukan pemeriksaan EKG, laboratorium darah. Khusus untuk lanjut usia (lansia) dilakukan pemeriksaan deteksi dini kanker.

Pemeriksaan kesehatan secara dini harus dilakukan oleh seluruh masyarakat untuk mengetahui gangguan-gangguan kesehatan dan juga sebagai pencegahan penyakit yang lebih serius di kemudian hari.

Bagi masyarakat yang akan menjalankan pemeriksaan kesehatan gratis, cukup mendaftarkan diri melalui aplikasi “Satu Sehat”. Meskipun ada beberapa yang tidak bisa melakukan registrasi melalui online, masyarakat bisa langsung mendatangi puskesmas terdekat.

Sementara itu, Kepala UPTD Puskesmas Jatimulya Ernida Sianturi mengatakan, pihaknya siap membantu masyarakat untuk mendaftar cek kesehatan gratis secara online. Dia juga memastikan seluruh pasien dapat tercover dan mendapatkan pelayanan cek kesehatan gratis tersebut.

Adapun proses pemeriksaan kesehatan gratis yang dilakukan hanya membutuhkan waktu 25-45 menit, dimulai dari pendaftaran hingga pemeriksaan secara tuntas. “Kami melayani pasien yang datang langsung ke puskesmas meskipun belum mendaftarkan diri secara online, mereka datang kesini dan kami akan bantu proses pendaftarannya”, ucapnya. (Yandri)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button