
Rakyatbicara.id-Bekasi, Kantor Berita RBN – Rumah Sakit Siloam Sepanjang Jaya Kota Bekasi persulit rujuk pasien ke Rumah Sakit lain tanpa alasan yang jelas dan diduga RS Siloam menyembunyikan sesuatu sehingga patut dicurigai prosedurnya.
Kejadiannya pada Senin, 24/10/22 dialami seorang pasien berinisial LRS datang membawa rujukan dari Faskes Klinik Gucci Medika Ke RS Siloam untuk meminta perpanjangan rujukan ke RS Hermina Bekasi Barat.

Ketika pasien datang mengantri daftar dari jam 15.00 WIB ke praktek drg Shinta Safira, Sp.KG, spesialis gigi konservasi, namun alangkah kecewa pasien karena di tolak oleh drg Shinta dengan alasan bahwa setiap pasiennya harus daftar secara online, sedangkan pasien LRS dalam keadaan sakit.
Ketika salah satu keluarga pasien memohon kepada pegawai RS Siloam yang bernama Ester Luvina yang mengaku sebagai penanggungjawab terkait BPJS dengan angkuhnya mengatakan tidak bersedia memberikan rujukan ke RS Hermina dengan alasan tidak masuk akal ” pasien harus dirawat terlebih dahulu di RS Siloam “, sedangkan keluarga pasien sudah menjelaskan bahwa pasien LRS membutuhkan rujukan sebagai lanjutan tindakan konservasi di RS Hermina.

Keluarga pasien masih memohon kepada Ester Luvina agar di beri kesempatan bertemu dengan drg Shinta spesialis Konservasi dengan harapan kemungkinan setelah melihat pasien yang sedang sakit dapat dipertimbangkan mengingat bahwa pasien LRS telah memiliki jadwal lanjutan tindakan ketiga di RS Hermina Bekasi yaitu dengan drg Willy Renov Dasril pada hari Jumat, 28/10/22.
Namun permohonan pasien tidak di indahkan oleh Ester Luvina, bahkan Ester mengatakan sudah menghubungi RS Hermina Bekasi Barat bahwa tindakan ke pasien LRS belum ada sama sekali, pada hal kenyataannya pasien sudah menerima tindakan sebanyak dua kali di RS Hermina.
Dari hal diatas, pasien menduga bahwa RS Siloam menyembunyikan sesuatu, terkait rujukan yang sulit dikeluarkan oleh RS tersebut.
Ketika awak media RBN mengkonfirmasi saat kejadian tersebut terkait rujukan kepada Ester Luvina yang di hadiri oleh Humas RS Siloam, Nyoman mengatakan memang tidak dapat mengeluarkan rujukan dengan alasan yang tidak jelas. (Arnie)




