
Jakarta, Kantor Berita RBN – Pagi-pagi buka henpone membaca ada masyarakat pencari keadilan yang tergabung di Komunitas group whatsap Forum Keadilan Tanah berencana ingin datangi Presiden Jokowi dan Kadivkum Mabes Polri.
Sejumlah anggota group sepakat dan bekerja sama dengan ketentuan kompak secara bersama-sama atau sendiri – sendiri segera berkirim surat ke Kapolri dulu kemudian setelah pegang tanda terima surat bukti laporan baru kumpul bersama dengan agenda mendatangi Jokowi dan Kadivkum Mabes Polri.
Menurut salah satu anggota group yang berpesan tidak boleh ditulis namanya, meski dia telah puluhan tahun berjuang melawan mafia tanah hingga memenangkan perkara ditingkat Mahkamah Agung, dia tetap ingin meminta perlindungan hukum ke Kapolri.
Masalahnya, kata dia, bahwa mafia tanah sampai saat ini masih tetap mempertahankan objek lahan meski sudah ada putusan inkracht dari MA, karena sang pengusaha yang hebat banyak uangnya tampaknya seakan menantang keadilan hukum, pukulan atau ketok palu Hakim seperti tidak ada apa apanya di negara ini.
Memperjuangkan keadilan itu benar tidak semudah lidah bicara, agaknya pengaruh hukum belum berpihak kepada orang miskin seperti saya, maka niat mendatangi bapak Presiden dan Mabes Polri sedang kita agendakan, ucapnya.
Ditambahkannya, rencana akan mendatangi Kadivkum Mabes Polri kita sepakat dengan kawan- kawan korban mafia tanah, selama ini dipandang sebelah mata oleh para mafia tanah, sehingga dengan niat bersama ingin mendengar langsung apa solusinya dari Kadivkum Mabes Polri, terutama dari bapak Presiden Jokowi, tandasnya.

Sumber berita itu mengaku, bahwa admin group whatsapnya sangat mendukung langkah perjuangan para korban mafia tanah mendatangi Presiden Jokowi dan Mabes Polri lantaran dianggap ada kemungkinan pihak aparat dilapangan masih saja ada yang berpihak pada pengusaha sehingga putusan hukum tetap dan hak hidup masyarakat korban mafia tanah diabaikan.
Dikatakannya, kita setuju dengan niat kawan-kawan ingin mengadukan nasib semua korban mafia tanah kepada Presiden Jokowi dan Kapolri sekaligus mendukung kinerja “satgas pemberantasan mafia tanah”, ujarnya.
Dan mengingat saat ini masih dalam situasi pandemi Covid-19, sumber mengaku saat pertemuan nanti dengan pak Jokowi dan KadivKum Mabes Polri tetap harus patuhi prokes ungkapnya. Lebih lanjut, dia mengatakan, bahwa teman-teman korban mafia tanah direncanakan diawali kirim surat ke Kapolri dan harus jelas kelengkapan dokumen kemudian akan langsung mendatangi Kadivkum Mabes dan selanjutnya melihat kondisinya ke Presiden Joko Widodo meminta kejelasan hukum dan perlindungannya terhadap hak hidup sebagai warga negara dalam menghadapi ulah pengusaha mafia tanah di negara ini, ucapnya. (tim/RBN)




