
Rakyatbicara.id-Kota Bekasi, Kantor Berita RBN – Zeky Setiawan Manurung (23), pria yang sempat ditangkap Unit 1 Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Bekasi Kota (red) karena terjerat narkoba beberapa hari yang lalu di Jalan Raya Kalimalang, Kota Bekasi, kini dibebaskan dengan asesmen rehabilitasi rawat jalan dan dapat kembali berkumpul bersama keluarganya, Rabu (27/12/2023).
Zeky sebagai tulang punggung keluarga telah kembali ke keluarganya untuk dapat bekerja sebagai kenek Kontainer dan kehidupan keluarga Zeky sangat memprihatinkan dan mereka masih menumpang di rumah warga sampai saat ini.
Dikarenakan kondisi mereka yang sedang memprihatinkan, awak media RBN langsung meninjau lokasi yang ditempati Zeky beserta keluarganya di Kampung Utan, Kelurahan Jakasetia, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi pada Kamis (28/12/2023).

Dari penelusuran di lokasi, Zeky dan keluarganya mempunyai kendala air bersih yaitu tidak memiliki sumber air yang layak minum seperti sumur atau Perusahaan Air Minum (PAM). Ketika membutuhkan air, mereka hanya menunggu hujan turun dan meminta air bersih dari tetangga sekitar.
Namun, untuk kebutuhan memasak sehari-hari saja, keluarganya Zeky tidak memiliki kompor gas melainkan hanya dapat menggunakan kayu bakar untuk memasak air dan membuat masakan. Tidak hanya itu, mereka sama sekali belum pernah menerima apapun dari pemerintah setempat atau pun pemerintah pusat.
Kafita Krisna Murni (45) selaku ibunya Zeky menceritakan kisah anaknya yang dulu hidup bersama ayahnya hingga meninggal dunia saat Zeky duduk di bangku kelas 3 SD dan memiliki 3 adik yang masih kecil.
“Dari situ dia sambil mereka kerja itu, dia berjualan di pasar. Setelah pulang sekolah, mereka jualan di pasar, hiduplah mereka itu disana dan almarhum yang satu lagi. Hiduplah mereka, jualan kantong, membantu ibu-ibu. Dari situlah mereka bisa hidup”, ungkap dia.
Di usia yang masih muda, Zeky dalam kesehariannya bekerja sebagai kenek truk kontainer dan pencuci kontainer. Selain sebagai kenek, Zeky memiliki keahlian sebagai supir kontainer. Tetapi saat ini tidak ada yang memakai jasanya.
Zeky berharap, ia tidak akan mengulangi kesalahannya yang sama setelah terjerat narkoba walau dengan alasan Zeky memakainya supaya menambah tenaga saat mencuci kontainer sebanyak 18 truk, dan Zeky dapat menjalani rehabilitasi rawat jalan di BNN Jakarta Timur serta dapat pekerjaan yang lebih layak seperti manusia normal pada umumnya.
“Saya ingin berubah, tidak akan mengulangi kesalahannya kemarin. Saya ingin bekerja selayaknya manusia normal dan saya akan jalani itu semua” ucapnya.
Harapan dari Kafita, Zeky dapat menjalani kehidupan yang lebih baik dari yang sebelumnya, dan berharap mereka dapat bertahan hidup, apalagi anak anak Kafita tidak ada yang lulus sekolah dasar karena faktor biaya yang tidak mampu.
Zeky dan keluarganya berharap bisa mendapatkan bantuan dari Pemerintah Kota Bekasi. (Bachtiar/Tim)




