
Rakyatbicara.id – Jakarta- Kantor Berita RBN- Wah, Agus Harimurti Yudhoyono ﴾AHY﴿, selaku Menteri Agraria dan Tata Ruang, Kepala Badan PertanahanNasional ﴾BPN﴿ dalam Kabinet Indonesia Maju, semakin menjadi sorotan masyarakat, lantaran kelincahannya dalam melayani masyarakat, usai dilantik Jokowi beberapa bulan lalu. Namun kali ini warga Jakarta Timur mulai mengingatkan kinerjanya agar tidak lupa memperbaiki pelayanan di lingkungan ATR/BPN Jakarta Timur.
Pasalnya, masih saja terjadi kebobrokan pelayanan di lingkup kerja Kementerian Agraria dan Tata Ruang, Badan Pertanahan Nasional ﴾BPN﴿ Jakarta Timur, dan mulai terungkap secuil demi secuil adanya perlakuan oknum petugas pelayanannya.
Peristiwa tidak wajar dilakukan bagian pelayanan pegawai Agraria dan Tata Ruang, Badan Pertanahan Nasional ﴾BPN﴿ Kota Adm Jakarta Timur, yang diduga dilakukan oknum pegawai honor lantaran dengan sesukanya memerintah security ATR/BPN dan ditambah lagi dengan perlakuannya, jika pemohon menanyakan berkasnya, tanpa beretika langsung mengatakan kerjanya masih banyak dan jika tidak mau menunggu silahkan tarik berkas pada hal pemohon sudah menunggu dari jam 10.00 WIB sampai jam 14.00 WIB. Pemohon wajar menanyakan ke loket lantaran informasi nomor antrian melalui monitor TV sedang mati.
Masyarakat yang memohon sertifikat di kantor ART/BPN Kota adm Jakarta Timur sebut saja namanya berisinial “R”, melalui telepone genggam mengungkapkan unek-uneknya saat berurusan dengan pegawai honorer ATR/BPN Jakarta Timur di bagian Pelayanan Loket depan khusus penerima berkas. “Bukan sedikit masyarakat yang merasa kesal karena pelayanan Loket Kantor ATR/BPN Jakarta Timur bobrok dan seenaknya saja dan banyak masyarakat merasa kecewa lantaran dinilai sudah sangat bobrok, kalau tak percaya coba saja ke sana dan tonton pelayanannya ” ucapnya.
Sumber yang berisinial “R” tersebut, mengaku, bahwa dirinya turut mengalami perlakuan tidak mengenakkan dari pegawai honorer pada Rabu, 8/Mei 2024. Kejadian itu saat dia ingin mempertanyakan berkas permohonan saudaranya di ATR/BPN Jakarta Timur. Perlakuan kasar tak beretika itu boleh disebut sebagai cerminan tabiat buruk petugas di Kantor ATR/BPN Kota adm Jakarta Timur yang mungkin sejak lama hingga sekarang ini masih kerap terjadi diterima masyarakat pemohon Sertifikat.
“R” yang mencoba mewakili saudaranya saat ingin mempertanyakan berkas sudah sampai dimana proses permohonannya, ikut terkena bentakan kasar dan di suruh melengkapi copy Kartu Keluarga (KK), padahal sudah jelas ada dalam map yang sebelumnya diserahkan. Hanya saja kata “R” bahwa sipelayan loket tidak memeriksa dengan teliti dan dengan kebiasaannya bicara kasar dan mudah mengembalikan berkas yang semula sudah diserahkan security ATR/BPN Jakarta Timur.
“ Si petugas loket mengembalikan berkas ke security, kemudian security mengembalikan berkas saya dengan mengatakan masih ada kekurangan berkas salah satunya KK ketika saya menanyakan security terkait kekurangan berkas, security tidak bisa menjawab dan tentu saja security tidak bisa menjawab karena bukan tugas dia”. Padahal dalam berkas sudah ada Copy KK bahkan ada tulisan dari pemeriksa berkas sebelumnya awal mendaftar berupa catatan didalam kertas kuning kecil, jelas sumber.
R menambahkan ” seharusnya petugas loket memanggil pemohon dan menjelaskan kekurangan berkas dengan baik dan ramah dan pemohon bisa langsung melengkapi kekurangan berkas, namun yang terjadi petugas loket memanggil secuity dan mengembalikan berkas ke security. Ketika R menanyakan ke petugas loket apakah SOP seperti itu, si petugas mengatakan bahwa itu adalah perintah pimpinan Kantor BPN Jakarta Timur dan karena petugas loket terbatas untuk melayani banyak pemohon”.
Sumber Rakyat Bicara.id berisinial “R” yang mengalami pelayanan bobrok di ATR/BPN Jakarta Timur, seraya menyampaikan bahwa masyarakat mendesak agar Agus Harimurti Yudhoyono ﴾AHY﴿, selaku Menteri ATR/BPN dan Tata Ruang, kiranya berkenan mengunjungi Pelayanan di Kantor ATR/BPN Jakarta Timur.
Karena menurutnya, untuk memperbaiki pelayanan di ATR / BPN Jakarta Timur masih mungkin dapat di perbaiki, dan bila perlu sudah seharusnya menambah pegawai di bagian Pelayanan sehingga masyarakat tidak merasa kecewa dan jangan dibiasakanlah urusan berkas hanya ditangani Scurity yang memeriksa sebab itu bukan bidangnya apalagi berkaitan dengan dokumen tanah masyarakat, ucapnya.
Ditambahkannya, dengan kehadiran Agus Harimurti Yudhoyono ﴾AHY﴿ nya, kiranya itu sangat relevan dalam konteks bisa mengganti para pegawai honorer yang tidak profesional melayani masyarakat, sehingga kebobrokan mereka sekarang ini dapat teratasi. Dan, penambahan pegawai pelayanan ATR/BPN Kota Jakarta Timur tentu sanat menolong dan mengganti para pelayanan selama ini yang diduga hanya pegawai honorer mungkin bisa saja jadi satu-satunya opsi memperbaiki pelayanan dan bila perlu sekaligus sudah membuktikan “gebuk mafia tanah di Jakarta Timur” juga sehingga tersapu bersih benalu-benalu di tubuh ATR/BPN Jakarta Timur. Sekali lagi, pembenahan tidak dapat lagi dengan cara biasa, tidak bisa setengah hati, perlu Menteri ATR/BPN Turun tangan langsung, jangan lupa perbaiki pelayanan di BPN Jakarta Timur itu lah !, ucap “R” kepada Rakyat Bicara.id Kamis 9 Mei 2024. (RBN)




