
Rakyatbicara.id-Jakarta – Kantor Berita RBN – Forum Aktivis Nasional (FAN) memberikan penghargaan kehormatan kepada politikus senior Partai Golkar, Akbar Tandjung sebagai Maestro Aktivis Indonesia. FAN menilai Akbar Tandjung adalah sebagai tokoh RI yang memiliki kemampuan dan pengaruh dalam pemikiran untuk demokrasi menjelang dan pasca reformasi 1998.
Acara “Tribute to Bang Akbar Tandjung sebagai Maestro Aktivis Indonesia” digelar di Gedung Nusantara IV DPR RI, Senayan Jakarta Pusat, Minggu (19/5/2024) kemarin.
Dalam sambutan Ketua Umum (Ketum) Forum Aktivis Nasional, Bursah Zarnubi menjelaskan, di pertimbangan pihaknya sehingga menyematkan penghormatan kepada Akbar Tandjung sebagai maestro. Ia bercerita bagaimana peran bang Akbar Tandjung mendirikan Kelompok Cipayung dimasa lalu.
“Rekam jejak yang membuat kita bangga karena dedikasinya, dan kontribusinya, membentuk sejarah kebangsaan dalam 50 tahun terakhir, sangat ntata” kata Bursah.
Dia mengatakan, bang Akbar Tandjung adalah aktivis yang paling muda saat organisasi Cipayung dibentuk. Adapun, kelompok ini beranggotakan HMI, GMNI, GMKI serta PMKRI yang tetap berkarya untung bangsa ini.
“Bang Akbar Ketum yang paling muda, jadi bang Akbar Ketum HMI paling muda saat itu nasih umur 27 tahun selebihnya sudah di atas 30,” ucapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Dewan Penasehat FAN, Maruarar Sirait, turut hadir dan dia mengatakan, bahwa Akbar Tandjung adalah mentor terbaik dari aktivis Indnoesia. Ia mendoakan Akbar Tandjung diberi kesehatan usia yang panjang umur.
“Mentor terbaik aktivisi Indonesia. Kami doakan Om Akbar umurnya panjang, semoga berkenan,” kata Ara sambil menyerahkan lukisan ke Akbar Tandjung sebagai oleh-oleh penghargaannya.
Akbar Tanjung tak lupa menyampaikan rasa syukurnya atas penghargaan yang diberikan itu. “Terima kasih atas perhatian dukungan Kepada saya para aktivis, mahasiswa,” ujar Akbar Tandjung.
Turut hadir dalam agenda ini, Ketua MPR RI yang juga Waketum Partai Golkar Bambang Soesatyo (Bamsoet), Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia, mantan anggota DPR dan Ketum PKN Anas Urbaningrum hingga Dewan Penasehat Forum Aktivis Nasional (FAN) Maruarar Sirait.
Juga tak ketinggalan sengaja hadir Toko MKGR Sumatera Utara Yan Max. SH. menyaksikan Acara penganugrahan Maestro Aktivis Indonesia kepada Akbar Tanjung, dan juga tampak Tokoh KNPI. 23 Juli.1973 Krissanto selaku Tokoh GOLKAR, maupun eks Wali Kota Sibolga IR. Safri Hutauruk dalam acara tersebut. (MS)




