
Rakyatbicara.id – Jakarta, Kantor Berita RBN – Dalam pemilihan di Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI yang digelar di Hotel Shangri-La, Jakarta Pusat, Kamis (16/2/2023), Erick Thohir mengantongi 64 suara.
Sementara La Nyalla Mattalitti hanya mengumpulkan 22 suara.
Total terdapat 86 dari 87 voters yang mempunyai hak suara.
Satu voters yaitu PSMS Medan tidak mempunyai hak suara karena dualisme.
Adapun dua calon lainnya, Doni Setiabudi, dan Arif Putra Wicaksono, sama sekali tidak mendapat suara.
Sementara Fary Djemy Francis sudah menyatakan mundur dari pemilihan pada Rabu (15/2/2023).
“Berdasarkan penghitungan suara suara, untuk Aa Nyalla total suara 22, Erick Thohir 64 suara,” ucap Ketua Komite Pemilihan (KP) PSSI Amir Burhanuddin.

Sementara itu, Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI 2023 di Hotel Shangri La, Jakarta, berlangsung ricuh terkait hasil pemilihan posisi dua wakil ketua umum sehingga dilakukan pemilihan ulang, Kamis (16/2).
Kepastian soal penghitungan ulang suara posisi wakil ketua umum dikabarkan Togar Simanjuntak, perwakilan Persiba Balikpapan. Togar yang keluar ruangan sidang bersedia memberikan keterangan.
“Ada banyak suara yang hilang. Sementara banyak yang nulis nama Tisha hilang. Ada yang nulis nama Syauqi hilang. Ada yang nulis nama Riyadh hilang,” kata Togar kepada wartawan di depan gerbang masuk ruang kongres.
“Inginnya teman-teman ganti Komite Pemilihan, tapi mantan ketua umum pak Iwan Bule menyelamatkan. Kita mendengarkan wibawa pak Ibul, hitung ulang. Jadi kongres ini diselamatkan wibawanya pak Iwan Bule,” ujarnya.
Togar mengatakan, peserta kongres marah karena banyak yang merasa memberi suara kepada calon pilihannya, tetapi hasilnya tidak ada. Protes keras akhirnya dilayangkan.
“Kita marahnya itu, Exco-exco yang lama itu yang mengkhianati pak Ibul, sekarang mau mengkhianati pula kita peserta kongres. Ini yang buat kita marah,” ucap Togar dengan intonasi tinggi menggambarkan emosinya.
“Penyelesaiannya setelah ribut, pak Ibul mengusulkan supaya pencoblosan ulang. Kita sekarang belum tahu apakah ini diterima atau buktikan kerta hasil pencoblosan itu hasilnya gimana. Teman-teman minta kertas pencoblosan itu dibuka. Demi selamatnya kongres kita ikuti pak Ibul, sekarang pilih ulang,” katanya.
Tak lama berselang Menpora Zainudin Amali yang sempat meninggalkan ruang kongres kembali. Begitu juga dengan peserta kongres lainnya yang sempat pergi, kembali ke ruang sidang kembali.
Setelah dilakukan pemilihan ulang, Menpora Zainudin Amali kalah suara setelah pemilihan ulang wakil ketua PSSI pada Kongres Luar Biasa di Hotel Shangri La, Jakarta, Kamis (17/2). Dua orang terpilih adalah Ratu Tisha Destria dan Yunus Nusi.
Ratu berhak menjadi wakil ketua satu dengan 54 suara, sedangkan Yunus memperoleh 53 suara. Adapun Amali hanya memperoleh 44 suara.
Kabar terakhir, Yunus Nusi resmi mundur usai terpilih sebagai Wakil Ketua Umum PSSI sehingga Menpora Zainudin Amali resmi menjabat Waketum PSSI 2023-2027 bersama Ratu Tisha Destria.
“Demi kebersamaan kita bersama. Hari ini dengan teguh hati saya mengundurkan diri jadi Wakil Ketua Umum PSSI,” ucap Yunus Nusi dalam KLB PSSI.
Yunus Nusi dipastikan mundur dari posisi wakil ketua umum PSSI setelah terpilih dalam pencoblosan ulang di kongres luar biasa (KLB) di Hotel Shangrila, Jakarta, Kamis (16/2) sore.
Sejurus berselang Komisaris Persib Bandung Umuh Muchtar membenarkan bahwa Yunus mengundurkan diri setelah pengumuman hasil pemilihan. Itu terjadi sekitar lima menit setelah Menpora meninggalkan ruang kongres.
“Ya, Yunus mundur,” kata Umuh saat ditemui CNNIndonesia.com.
Tak lama berselang Yunus keluar dari ruang kongres. Sayang Yunus enggan memberikan keterangan di hadapan jurnalis. Ia buru-buru pergi ditemani Iwan Budianto, mantan ketua umum PSSI.
“Semoga dengan melepas itu kongres menjadi lebih baik,” ucap Yunus yang akhirnya angkat suara saat diikuti menuju lift menuju ruang atas entah untuk bertemu siapa.
Setelah itu Erick Thohir, ketua umum terpilih kongres PSSI keluar bersama Iwan Bule. Keduanya bersedia diwawancara akan tetapi belum bisa menjelaskan alasan mengapa Yunus mundur.
Sebelumnya Yunus terpilih jadi wakil ketua dua PSSI setelah memperoleh 53 suara. Suara Yunus hanya kalah dari Ratu Tisha yang mendapat 54 suara. Adapun Amali mendapat 44 suara.
Dengan mundurnya Yunus, otomatis Menpora Amali naik menjadi wakil ketua umum PSSI.
“Update, Yunus Nusi mundur sebagai Wakil Ketua Umum 2 PSSI dan Zainudin Amali naik menjadi Wakil Ketua Umum 2 PSSI,” tulis PSSI dalam rilis yang diterima.(Arnie/Tim RBN)




