UMKM Dan Ekonomi Kreatif

Gebyar UMKM Wira Pekerja dan Kewirausahaan Kabupaten Bekasi Sukses Diadakan di Gedung Juang Tambun

Rakyatbicara.id-Tambun Selatan, Kantor Berita RBN – Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bekasi, Dinas Budaya, Pemuda dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Bekasi, Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bekasi dan Komunitas UMKM Wira Pekerja sukses mengadakan acara Gebyar UMKM Wira Pekerja dan Kewirausahaan Kabupaten Bekasi tahun 2025 di halaman Museum Bekasi Gedung Juang, Kecamatan Tambun Selatan, Kamis (29/5/2025).

Acara Gebyar UMKM Wira Pekerja dan Kewirausahaan Kabupaten Bekasi dimeriahkan dengan panggung hiburan, senam, doorprize, dan lomba mewarnai tingkat Taman Kanak-Kanak (TK), seminar kewirausahaan, sertifikat halal, Nomor Induk Berusaha (NIB), Bazzar UMKM dan hiburan musik. Acara itu diselenggarakan untuk memperkuat UMKM dan meningkatkan kesadaran tentang pentingnya kewirausahaan di Kabupaten Bekasi.

Ketua Umum Komunitas UMKM Wira Pekerja, Sapta Nirwana mengatakan, di momen perayaan ulang tahun Komunitas UMKM Wira Pekerja yang ke-6 ini sudah ada perkembangan pesat mulai dari jumlah anggota, acara, relasi dari dinas maupun anggota dewan. Komunitas UMKM Wira Pekerja siap membantu para pelaku usaha agar dapat berkembang dan berdaya saing.

“Kita bantu teman-teman UMKM untuk maju dan bisa berkembang dalam penjualan maupun pemasaran. Kita akan support dari teman-teman UMKM. Kita akan menggandeng pihak swasta yang akan mendukung teman-teman UMKM. Alhamdulillah, dengan segala macam kondisi dan keterbatasan, acara hari ini bisa dilancarkan”, ungkapnya saat diwawancarai awak media RBN di lokasi, Kamis.

“Intinya kita maju bersama, kita bisa. Intinya kita bergiatan, kita harus jejaring. Dengan berjejaring, disitu kita akan dipermudah untuk segala sesuatunya. Sisi usaha kita akan dipermudah dan terutama relasi-relasi kita di pihak pemerintahan supaya teman-teman UMKM itu terfasilitasi”, tambah Sapta yang juga Ketua Panitia Gebyar UMKM Wira Pekerja dan Kewirausahaan Kabupaten Bekasi.

Sapta menyampaikan bahwa Komunitas UMKM Wira Pekerja memiliki harapan untuk mendapatkan penjualan secara regular. Contohnya adalah Malioboro sebagai pusat kuliner dan kebudayaan di Kota Yogyakarta.

“Kita berharap, di Bekasi dapat penjualan UMKM secara regular. Jadi disediakan tempat untuk kita berkegiatan. Kalau kita boleh mengadopsi, kita ingin dari Bekasi itu mencontoh konsep yang diterapkan di Malioboro. Disitu ada pusat kuliner dan kebudayaan yang dikumpulkan jadi satu tempat dan nantinya akan menjadikan icon dari wilayah Kota dan Kabupaten Bekasi.”, ucap dia.

Sapta berharap, pemerintah dapat mempermudah para pelaku UMKM dari segi akses untuk permodalan dan pemasaran. “Cara permodalan dan secara pemasaran yaitu sediakanlah tempat untuk berkegiatan secara regular. Jadi, bukan kita mengandalkan dari bazzar UMKM. Kita juga tidak bisa mengandalkan peningkatan penjualan. Intinya, sediakan penjualan secara regular dan offline. Dan itu pemangku kebijakan yang bisa mewujudkan”, tandasnya

Sementara itu, Panitia Acara Gebyar UMKM Wira Pekerja dan Kewirausahaan Kabupaten Bekasi di bidang Promosi Media, Robert Sitorus memberikan motivasi kepada seluruh pelaku UMKM. “Tetap maju UMKM, bahwa hasil tidak pernah mengkhianati proses”, ucapnya.

Dalam konteks saat ini, maraknya pemutusan hubungan kerja di berbagai industri membuat usaha mikro menjadi alternatif cepat menopang ekonomi keluarga dan masyarakat. Oleh karena itu, acara ini diharapkan dapat menjadi momentum penting bagi Komunitas UMKM Wira Pekerja untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam kewirausahaan, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memajukan perekonomian Kabupaten Bekasi.

Turut menghadiri acara Gebyar UMKM Wira Pekerja dan Kewirausahaan di Kabupaten Bekasi yaitu Ketua Umum Komunitas UMKM Wira Pekerja Sapta Nirwana, Yuyun Yulianti selaku perwakilan dari Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bekasi, Anggota Komisi 4 DPRD Kabupaten Bekasi Bidang Ketenagakerjaan Surohman, Dewan Pembina Komunitas UMKM Wira Pekerja Prof. Benny Tunggul bersama Yanti Sudarsono,S.H. dan Sugeng MT, para peserta UMKM serta masyarakat umum.

Acara ini juga dihadiri oleh Paguyuban UMKM Disabilitas Bekasi Berkarya. Mereka berpartisipasi dalam bazar UMKM untuk mempromosikan berbagai makanan dan minuman seperti keripik pisang, basreng, seblak, emping jagung, stik bawang, croissant, bakwan, tempe, tahu, lontong, pecel, minuman jus, es teh hingga cendol sugaren. (Yandri)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button