
Rakyatbicara.id-Bekasi, Kantor Berita RBN – Polres Metro Bekasi melaksanakan Panen Raya Jagung Kuartal I Tahun 2026 dalam rangka Program Ketahanan Pangan sebagai bagian dari program Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto, berlokasi di Lahan Ketahanan Pangan Polda Metro Jaya, Kampung Tembong Gunung, Kawasan Deltamas, Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Senin (13/7/2026) sore.
Kegiatan dimulai dengan memanen jagung yang dilaksanakan secara simbolis oleh Pelaksana Harian (Plh.) Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Ikhlas Putro Wasono, Tokoh masyarakat H. Zaini Sidi, pihak Deltamas, perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi, kelompok tani dan lainnya.
Plh. Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol. Ikhlas Putro Wasono mengatakan bahwa Panen Raya Jagung pada tahun ini memanfaatkan lahan produktif yang belum digarap. Dari luasan tersebut, seluas 4 hektare lahan telah memasuki masa panen. Sementara, 46 hektare lainnya akan dipanen secara bertahap.
“Ini adalah Lahan Ketahanan Pangan Polda Metro Jaya. Kurang lebih luasnya ada sekitar 50 hektare. Yang kita panen hari ini luasnya sekitar 4 hektare, berarti masih ada sisa 46 hektare lagi yang akan kita panen di kemudian hari”, ujar Kombes Pol. Ikhlas kepada awak media usai kegiatan Panen Raya Jagung di Deltamas, Cikarang Pusat.
Dari total 5 ton jagung yang dipanen hari ini, 4 hektare pertama itu bisa menghasilkan hingga 20 ton jagung pupil.
Kombes Ikhlas mengungkapkan, dirinya memberikan apresiasi seluruh pihak yang telah bekerjasama dalam mewujudkan program ketahanan pangan dari proses penanaman hingga masa panen.
“Jadikan momentum ini sebagai motivasi untuk terus mengembangkan pemanfaatan lahan produktif, memperkuat sinergi lintas sektor serta meningkatkan pendampingan terhadap masyarakat”, ucapnya yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang Keuangan Polda Metro Jaya.
Ia berharap, program ketahanan pangan ini dapat mengurangi impor jagung dengan melindungi harga jual hasil panen petani lokal dan mengurangi ketergantungan devisa negara.
“Semoga jagungnya bagus, sehat dan menghasilkan daging yang luar biasa sehingga semakin banyak kita tidak mengimpor jagung, bisa menekan harga produksi, sehingga harga jualnya juga akan ikut turun”, tutup Ikhlas.
Tokoh masyarakat H. Zaini Sidi dari penanggung jawab tentang Ketahanan dan Kemandirian Pangan Polda Metro Jaya menyampaikan, panen jagung berikutnya akan dilakukan seluas 10 hektare seusai masa panen lahan 4 hektare.
Zaini menambahkan, selain lahan ketahanan pangan yang dikelola di Deltamas, 49 hektare areal perikanan maupun sayur mayur juga dimanfaatkan di wilayah Utara Kabupaten Bekasi serta 4 hektare lahan sayuran yang berada di Kota Bekasi. (Yandri)




