
Rakyatbicara.id – Jakarta, Kantor Berita RBN –Rasa kecewa yang amat sangat mendalam dialami pengasuh media online Rakyat Bicara News Rolasta Sianturi di Lingkungan Polda Metro Jaya, lantaran selesai memberikan keterangan di ruangan Satuan Krimsus saat mau pulang mendapat ban mobil miliknya yang di parkirnya di halaman Polda Metro Jaya pecah seperti sengaja di kerjain oleh tangan tangan jahil.
Dapat dibayangkan, dihalaman kantor Kepolisian seperti Polda Metro Jaya masih ada perasaan kecewa berkaitan parkir, ban pecah seperti disengaja di sayat oleh orang-orang jahil melalui tangannya yang tidak bertanggung jawab sehingga rasa sedih dan tidak merasa puas hingga muncul rasa kecewa kita rasakan akibat ban mobil yang kita parkir sudah robek. Itu saat memenuhi panggilan Polisi dalam pemeriksaan tindaklanjut laporan kita, pelayanannya boleh dibilang menjadi ekspektasi yang tidak layak di banggakan.
Pengalaman itu dialami Pengasuh redaksi media online Rakyat Bicara News Rolasta Sianturi yang merasa kecewa karena mendapat ban mobil miliknya di parkiran halaman kantor Polda Metro Jaya “pecah robek dan kempes” yang diduga seperti di sengaja dikerjain oleh tangan tangan yang tidak bertanggung jawab sehingga dapat membahayakan keselamatan bahkan terancam merenggut nyawa saat pulang dengan mengendarai mobil dengan ban pecah.
Padahal saat itu mobilnya tengah terparkir di halaman dengan ratusan mobil lainnya. “Cuma yang kecewanya ini kan kita ga salah ya, dan tidak tahu apakah parkir disitu salah? Jika salah seharusnya ada tanda dan atau petugas yang melarang parkir, ini kok malah ban sudah di gembosin dan ban pecah hancur, hal ini membuat saya jadi kecewa bercampur ketakutan memaksa mengendarai hingga menemukan orang yang mau menolong mengganti ban. Sepertinya kalau di lihat dari robeknya ban mobil, para tangan jahil sudah terpelihara di Polda Metro Jaya lantaran ban mobil saya tidak di temukan benda seperti paku atau sejenisnya” kata Rolasta Sianturi saat ngobrol pada Jumat (16/8/2024 di Kantin Kantor ASABRI Jakarta Timur).
Dia menjelaskan akibat rasa kecewa yang dialaminya sampai mengirim pesan sekaligus bentuk konfirmasi melalui whatsapp kepada Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto S.I.K pada pukul 21:33 wib, dengan ungkapan “Selamat malam komandan. Saya Arnie Pemred Media Rakyat Bicara News.
Mohon izin melaporkan terkait ban mobil saya di duga sengaja di pecahkan di lokasi Polda . Saya mengetahui ketika keluar dari lokasi Polda dan saya berhenti di Semanggi untuk mengganti ban dalam. Sangat disayangkan apabila di duga di lakukan oleh di lokasi Polda Metro Jaya dan hal ini membahayakan masyarakat. Mohon di tindaklanjuti komandan. Terima kasih.
Dan whatsapp keduanya pada pukul 23;33 Wib menyampaikan rasa kecewanya dengan memberitahukan kalau dirinya hadir di Polda Metro Jaya semata menghadiri adanya panggilan satuan Krimsus untuk “interview” terkait laporannya. Sehingga merasa perlu menyampaikan penjelasan meski lewat pesan whatsapp yang isinya “Yth Komandan Kapolda, redaksi kami sedang membantu kinerja Polri dan saya dapat pnggilan sehingga saya sampai 8 jam di periksa terkait dugaan Pelanggaran UU PK yang dilakukan oleh PT. Tunas Sukses Mandiri (Travel Nusatrip). Saya selaku pelapor sangat berharap adanya keadilan tetapi malah mobil saya mendapat musibah di lingkungan Polda Metro Jaya yang sangat membahayakan keselamatan kami selaku mitra dan menurut akal sehat kami perbuatan yang terjadi dilakukan oleh orang orang jahil di lingkungan Polda Metro Jaya sungguh biadab dan kami mengutuk keras karena niat kami hanya taat pada aturan hukum yang berlaku sehingga kami melapor kepada aparat kepolisian. Terlampir bukti panggilan “interview” ungkapnya.
Menurutnya, whatsupp yang di kirim langsung kepada Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto S.I.K tersebut, malah mendapat jawaban pada pukul “[21.29 Wib, 16/8/2024] “ Mohon maaf Parkirnya salah kah. Kalau parkir tidak betul memang di gembosin…dan pecah karena gembos kemudian..di jalankan”. Tuturnya.
Atas kejadian ini, Rolasta Sianturi merasa kecewa dan tidak segan melanjutkan info jawaban Kapolda Metro Jaya kepada Komjen. Pol. Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H. dengan harapan ada evaluasi aturan yang masuk logika akal sehat berkaitan parkir di halaman Polda Metro Jaya, atau halaman Kantor Polisi di Seluruh Indonesia, apalagi parkir terhadap korban-korban pelaku kejahatan seperti yang dialami Rolasta Sianturi sebagai pelapor di “interview” Polisi dalam mencari keadilan. Rolasta menabahkan, kepada khalayak masyarakat yang berurusan dengan Polda Metro Jaya sebaiknya Waspada saat Parkir Kenderaan di Halaman Polda Metro Jaya, tuturnya. Semoga…! (ms)




