Viral dan Trending

Mobil SPPG Tabrak 2 Gerobak Pedagang di Perumnas 3 Bekasi, 1 Orang Tutup Usia

Rakyatbicara.id-Bekasi, Kantor Berita RBN – Sebuah mobil berwarna putih pada kendaraan operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menabrak gerobak pedagang tahu krispi dan ayam goreng di depan Alfamart Pulau Kalimantan (Perumnas 3), Kelurahan Arenjaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Selasa (12/5/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.

Kendaraan yang melaju tinggi dan hilang kendali itu membuat beberapa pedagang tidak sempat menyelamatkan diri dari lokasi kejadian. Peristiwa tersebut menyebabkan 4 orang menjadi korban tabrakan dan mengalami luka-luka, diantaranya adalah 2 orang pedagang serta sopir dan kernet mobil SPPG itu sendiri.

Pantauan awak media RBN di lokasi, bagian depan kendaraan SPPG mengalami kerusakan yang cukup parah, terutama pada kaca mobil. Sementara, gerobak pedagang yang berada di lokasi juga ditabrak hingga hancur.

Insiden kecelakaan mobil SPPG langsung ditangani oleh Unit Lantas Polsek Rawalumbu. Petugas derek dari Astra telah mengevakuasi kendaraan distribusi MBG tersebut.

Peristiwa bermula saat kendaraan SPPG Daihatsu Grandmax nopol B-9007-TXZ dikemudikan seorang sopir (WS) membawa penumpang (PDP) dari Jalan Nusantara menuju arah Tambun. Setiba di lokasi, sopir kaget karena melihat ada pengendara sepeda motor melintas di depan mobil. Kemudian sopir membanting stir mobil operasional SPPG itu ke arah kiri sehingga menabrak gerobak pedagang berinisial S (41) dan NA (33).

Seorang saksi mata, Yuli (53) mengungkapkan bahwa kendaraan itu melaju dalam keadaan tidak stabil dari arah kantor SPPG dekat lokasi kejadian. Saat itu, ia baru keluar dari minimarket dan hendak menyeberang jalan.

“Dari Alfa, jadi kami nyebrang. Pas kami sampai di seberang, mobil langsung lewat. Itu suaranya minta ampun sampai kayak petir, semua orang kaget”, ucapnya saat ditemui di lokasi.

Ia mengatakan, korban pedagang tahu krispi terkena luka serius. Sedangkan pedagang ayam goreng itu mengalami luka ringan, termasuk 2 petugas SPPG.

Di Rumah Sakit Siloam Sentosa Bekasi Timur, terdapat salah satu korban pedagang tahu yang saat ini dalam kondisi koma akibat benturan keras di bagian kepala.

Seorang kakak dari korban pedagang tahu, Sunendar (51) mengatakan bahwa adiknya, S masih dirawat secara intensif dan ditangani secara medis.

Dari keterangan yang dihimpun, korban dikabarkan meninggal dunia (MD) atau tutup usia pada pukul 14.40 WIB.

Jenazah korban dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Mangunjaya, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

Hingga berita ini ditayangkan, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan dari Polsek Rawalumbu. Sejumlah saksi sudah dimintai keterangan dan dilakukan olah TKP dari kepolisian.

Sementara, pihak keluarga maupun pihak SPPG belum memberikan keterangan apapun usai meninggalnya korban kecelakaan tersebut. (Yandri)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button